Kilas Internasional

Belanda Tarik Masker China hingga Warga AS Tinggalkan RI

CNN Indonesia | Senin, 30/03/2020 06:25 WIB
Belanda Tarik Masker China hingga Warga AS Tinggalkan RI Ilustrasi masker. (Istockphoto/ma-no)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Minggu (29/3). Mulai dari Belanda tarik dari peredaran masker bermasalah kiriman China hingga Amerika Serikat minta seluruh warga tinggalkan Indonesia akibat virus corona.

1. Belanda Tarik dari Peredaran Masker Bermasalah Kiriman China

Pemerintah Belanda menemukan ratusan ribu masker yang diimpor dari China buat menanggulangi penyebaran virus corona (Covid-19) ternyata bermasalah karena tidak sesuai dengan standar alat kesehatan.


Belanda menerima impor masker itu pada 21 Maret, lantas sebagian telah didistribusikan ke berbagai pelayanan kesehatan. Kementerian Kesehatan Belanda memutuskan menarik kembali masker itu setelah melakukan inspeksi dan menemukan masker itu tidak memenuhi kualitas.


2. Kucing Peliharaan Dilaporkan Tertular Corona dari Pemiliknya

Seekor kucing di Brussel, Belgia dinyatakan positif Covid-19 atau penyakit akibat virus corona karena tertular pemiliknya.

Pemilik kucing dilaporkan sempat berkunjung ke Italia kemudian melakukan kontak dekat dengan peliharaannya selepas pulang. Tak lama kemudian kucing mengalami sakit dan pemeriksaan menyatakan hal itu disebabkan virus corona.

Dikutip dari Brussels Times pada Minggu (29/3), dokter hewan dari Liege University memastikan infeksi menular dari manusia ke kucing, bukan sebaliknya.


Hal ini mengejutkan bagi sejumlah pihak. Pasalnya ahli sebelumnya mengatakan manusia tidak seharusnya menularkan virus corona kepada binatang, karena hewan bukan vektor penyakit.

3. Akibat Corona, Kedubes AS Minta Warganya Tinggalkan Indonesia

Gara-gara pandemi virus corona (Covid-19), Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta meminta seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Indonesia sesegera mungkin.


"Di bawah kebijakan kesehatan Global Level 4, Warga Negara AS yang saat ini di Indonesia harus segera mengatur perjalanan untuk kembali ke Amerika Serikat, meskipun mereka sedan mempersiapkan tetap berada di luar negeri untuk penambahan masa tinggal," demikian rilis Kedubes AS yang dikutip dari situs resminya, id.usembassy.gov, Minggu (29/3). (dea)