Kematian Akibat Corona di AS Capai 4.054 Orang, Salip China

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 20:21 WIB
Jumlah kematian pasien virus corona di AS mencapai 4.054 orang dan melebihi China yang menjadi awal pandemi. Ilustrasi korban meninggal akbat virus corona. (AFP/OSCAR DEL POZO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah kematian pasien virus corona (Covid-19) di Amerika Serikat mencapai 4.054 orang per Rabu (1/4) berdasarkan data Worldometers.

Jumlah itu melebihi kasus kematian di China yang tercatat sebanyak 3.305 orang.

AS kini juga menjadi negara dengan kasus virus corona tertinggi di dunia mengalahkan China, sumber penyebaran Covid-19 pertama kali. Per hari ini, AS tercatat memiliki 188.578 pasien corona yang tersebar di seluruh 50 negara bagian.


Negara bagian New York memiliki kasus virus corona terbanyak di AS.

Selain AS, jumlah kematian akibat corona di Prancis juga terus melonjak melebihi China. Hingga hari ini, Prancis memiliki 52.128 kasus Covid-19 dengan 3.523 kematian.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, jumlah kasus corona di seluruh dunia telah mencapai 859.032 orang dengan 42.322 kematian. Sejauh ini sebanyak 178.101 pasien corona telah dinyatakan sembuh di seluruh dunia.

Italia dan Spanyol menjadi negara kedua dan ketiga dengan kasus corona terbanyak yang masing-masing mencapai 105.792 dan 95.923 kasus.

Meski memiliki jumlah kasus corona tertinggi tinggi, empat negara seperti AS, Italia, Spanyol, dan China juga memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi dari tingkat kematian.
Kematian Akibat Corona di AS Capai 4.054 Orang, Salip China(CNN Indonesia/Fajrian)
Per hari ini, sebanyak 7.251 pasien di AS, 15.729 pasien di Italia, 19.259 pasien di Spanyol, dan 75.052 orang di China telah dinyatakan sembuh dari virus corona. (rds/ayp)