Menurut juru bicara kepolisian Kabul, Ferdaws Faramarz, jarak antar bom sekitar 10-20 meter. Tiga bom di tepi jalan dan satu berada di bawah tempat sampah.
Tidak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman tersebut, baik Taliban maupun kelompok negara Islam lainnya yang kerap menargetkan militer dan warga sipil sebagai korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamis lalu, sebuah roket diarahkan ke pembangkit listrik dan dua bom di pinggir jalan meledak di berbagai daerah di Kabul. Tidak ada korban dan tidak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Sementara itu pertukaran tahanan antara pemerintah Afghanistan dan Taliban terus berlanjut berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani AS dan Taliban pada Februari.
Kesepakatan itu menetapkan pemerintah membebaskan 5.000 tahanan Taliban, sementara para pemberontak akan membebaskan 1.000 tawanan. Pertukaran tersebut diperkirakan akan mengarah ke negosiasi intra-Afghan.
Pertukaran telah terjadi secara bertahap dan sejauh ini pemerintah Kabul sudah membebaskan 1.000 tahanan Taliban, sedangkan gerilyawan telah mengkonfirmasi pembebasan 300 anggota Taliban.
Pihak Taliban mengatakan sudah membebaskan 225 tawanan, termasuk anggota pertahanan dan keamanan Afghanistan yang belum dikonfirmasi pemerintah. (ap/ayp)