India Sebut China Kerahkan Militer di Daerah Perbatasan
CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2020 10:14 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- India menuturkan militer China semakin mendekat ke perbatasan dekat Himalaya yang menjadi sengketa kedua negara.
Menteri Pertahanan India Rajnath Sigh mengatakan "sebagian besar" pasukan China telah bergerak ke Garis Kontrol Aktual (LAC) antara India dan China.
"Memang benar bahwa orang-orang China berada di perbatasan. Mereka mengklaim itu adalah wilayah mereka. Klaim kami adalah itu wilayah kami. Ada ketidaksepakatan tentang itu. India telah melakukan apa yang perlu dilakukan," ucap Singh dalam wawancara bersama afiliasi CNN, News18.
Singh mengatakan pembicaraan tingkat tinggi terkait sengketa di perbatasan akan digelar oleh kedua negara pada besok, Sabtu (6/6).
"Kami tidak ingin negara mana pun tunduk di depan kami dan kami tidak akan tunduk di depan negara mana pun," paparnya menambahkan.
India dan China berbagi wilayah perbatasan darat terpanjang di dunia. Pada 1962, kedua negara terlibat perang di perbatasan Himalaya karena saling mengklaim wilayah.
Pada 1993, setelah negosiasi panjang dan alot, Beijing serta New Delhi menandatangani kesepakatan tentang sengketa perbatasan itu.
Meski begitu, ketegangan terus terjadi antara kedua negara di area perbatasan. Beberapa konflik juga sempat pecah secara sporadis di sana.
Mei lalu, bentrokan militer China-India di perbatasan mengakibatkan cedera ringan bagi para pasukan kedua negara. Namun China dan India tidak secara terbuka mengakui ada insiden luar biasa yang terjadi di perbatasan mereka.
Pada 1 Juni lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa situasi di perbatasan kedua negara "stabil dan dapat dikendalikan".
"Kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah terkait melalui mekanisme perbatasan dan jalur diplomatik yang telah ditetapkan," kata Zhao. (rds/evn)
[Gambas:Video CNN]
Menteri Pertahanan India Rajnath Sigh mengatakan "sebagian besar" pasukan China telah bergerak ke Garis Kontrol Aktual (LAC) antara India dan China.
"Memang benar bahwa orang-orang China berada di perbatasan. Mereka mengklaim itu adalah wilayah mereka. Klaim kami adalah itu wilayah kami. Ada ketidaksepakatan tentang itu. India telah melakukan apa yang perlu dilakukan," ucap Singh dalam wawancara bersama afiliasi CNN, News18.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak ingin negara mana pun tunduk di depan kami dan kami tidak akan tunduk di depan negara mana pun," paparnya menambahkan.
India dan China berbagi wilayah perbatasan darat terpanjang di dunia. Pada 1962, kedua negara terlibat perang di perbatasan Himalaya karena saling mengklaim wilayah.
Pada 1993, setelah negosiasi panjang dan alot, Beijing serta New Delhi menandatangani kesepakatan tentang sengketa perbatasan itu.
Meski begitu, ketegangan terus terjadi antara kedua negara di area perbatasan. Beberapa konflik juga sempat pecah secara sporadis di sana.
Pada 1 Juni lalu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa situasi di perbatasan kedua negara "stabil dan dapat dikendalikan".
"Kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah terkait melalui mekanisme perbatasan dan jalur diplomatik yang telah ditetapkan," kata Zhao. (rds/evn)
[Gambas:Video CNN]