Ini adalah kasus pertama penularan yang bukan berasal dari luar negeri atau kasus impor. Sebelumnya, pemerintah China mengatakan telah menghentikan sebagian besar penyebaran virus corona di dalam negeri meski terkadang masih terjadi wabah lokal.
Dilansir dari AP, orang yang terinfeksi virus corona ini berada di Pulau Hainan yang ada di lepas pantai selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kewaspadaan terhadap kasus impor karena mulai melonggarkan pembatasan penerbangan dan kedatangan orang-orang dari luar negeri.
Sampai saat ini, jumlah kematian akibat virus corona di China tercatat sebanyak 4.634 orang.
Dalam konferensi pers hari ini, pemerintah China membantah tuduhan bahwa pihaknya menutupi kasus infeksi virus corona yang mewabah di negara itu.
Menurut Kepala Komisi Kesehatan China Ma Xiaowei, China telah memberikan informasi terkait wabah ini tepat waktu dan setransparan mungkin.
"Pemerintah Cina tidak menunda atau menutupi apa pun," katanya.
China mengaku telah segera melaporkan data virus dan informasi yang relevan tentang epidemi kepada masyarakat internasional dan membuat kontribusi penting untuk pencegahan dan pengendalian epidemi di sekitar dunia.
(dis/eks)