Ribuan Orang Hadiri Penghormatan Terakhir Jasad George Floyd

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2020 10:58 WIB
Mourners wait to visit the casket of George Floyd during a public visitation Monday, June 8, 2020, at The Fountain of Praise church in Houston. (Godofredo A. Vásquez/Houston Chronicle via AP, Pool) Ribuan pelayat memberikan penghormatan terakhir bagi jasad George Floyd di Houston, Texas, AS. (Foto: AP/Godofredo A. Vásquez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ribuan orang memberikan peringatan ketiga sekaligus penghormatan terakhir kepada jasad George Floyd di Houston, Texas, Amerika Serikat pada Senin (8/6). Floyd meninggal pada 25 Mei lalu setelah lehernya dikunci oleh polisi di Minneapolis.

Pelayat memenuhi area luar gereja Fountain of Praise di Houston untuk melihat jasad Floyd untuk terakhir kalinya.

Para pelayat mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak satu hingga dua meter dan mengenakan masker saat mengantre masuk ke dalam area gereja. Setiap pelayat diberi waktu beberapa detik untuk memberi penghormatan terakhir kepada jasad Floyd.


AFP melaporkan beberapa pelayat mengenakan baju bertuliskan "Saya tidak bisa bernapas" yang merupakan kata-kata terakhir Floyd ketika lutut polisi menekan lehernya.

Joseph Qualls, seorang teman lama Floyd saat di sekolah mengatakan jika kematiannya terasa sangat menyakitkan.

[Gambas:Video CNN]

"Dia (Floyd) adalah orang pertama yang saya kenal di lingkungan tempat tinggal hingga mendapat beasiswa," ujar Qualls yang datang dengan istrinya, Candice.

Penghormatan terakhir bagi jasad Floyd juga dihadiri oleh pelayat kulit putih. Sarah Frazzel, pelayat yang datang dengan kelima temannya hadir untuk mendukung keluarga dan komunitas.

Frazell mengatakan kedatangannya menunjukkan bahwa kondisi Amerika saat ini sedang tidak baik.

Kepala Kepolisian Houston, Art Avecado hadir di antara ribuan pelayan. Ia mengaku jika ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan, termasuk mengakhiri kecurigaan antara polisi dan komunitas kulit hitam.

Floyd rencananya akan dikebumikan pada Selasa (9/6) di sebelah makam ibunya di Houston. Floyd lahir dan dibesarkan di Houston sebelum pindah ke Minneapolis, Minnesota untuk mencari pekerjaan.

Floyd meninggal akibat mengalami kekerasan oleh seorang petugas polisi di Minneapolis. (AFP/evn)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER