Jasad George Floyd Bakal Dikubur di Samping Makam Ibu

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2020 06:46 WIB
The casket is moved at the conclusion of the memorial service for George Floyd at the Cape Fear Conference B Church in Raeford, North Carolina, on June 6, 2020. - On May 25, 2020, Floyd, a 46-year-old black man suspected of passing a counterfeit $20 bill, died in Minneapolis after Derek Chauvin, a white police officer, pressed his knee to Floyd's neck for almost nine minutes. (Photo by Ed Clemente / POOL / AFP) Peti mati mendiang George Floyd. Jasad George Floyd bakal dimakamkan hari ini di taman pemakaman daerah Pearland di pinggiran kota Houston, Texas. (AFP/ED CLEMENTE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jasad pria korban kekerasan polisi dan dugaan rasialisme di Amerika Serikat, George Floyd, dilaporkan akan dikebumikan di sebelah makam ibunya di Houston, Texas, pada hari ini, Selasa (9/6).

Upacara peringatan ketiga sekaligus yang terakhir untuk mendiang George Floyd digelar pada Senin kemarin di Houston. Di kota itu Floyd lahir dan dibesarkan sebelum pindah ke Minneapolis, Minnesota, untuk mencari pekerjaan.


Floyd meninggal akibat mengalami kekerasan oleh seorang petugas polisi di Minneapolis.


Diperkirakan ribuan orang akan menghadiri upacara persemayaman terakhir Floyd. Jasad Floyd bakal dimakamkan di daerah Pearland yang terletak di pinggiran Houston.

Universitas Houston meliburkan kegiatan perkuliahan pada Senin kemarin untuk menghormati Floyd. Pihak kampus juga memberi kesempatan kepada mahasiswa dan staf mereka untuk menghadiri persemayaman.

Dilansir CNN, George Floyd meninggal dunia setelah seorang polisi Minneapolis yang kini sudah dipecat, Derek Chauvin, menekan lututnya ke leher Floyd selama 8 menit 46 detik.


Chauvin ditangkap pada 25 Mei lalu dan dijerat delik pembunuhan tingkat tiga dan diperberat menjadi pembunuhan tingkat dua oleh jaksa.

Tiga petugas kepolisian lainnya yang terlibat dalam kematian Floyd yaitu Thomas Lane, J. Alexander Kueng, dan Tou Thao juga didakwa membantu dan bersekongkol dengan Chauvin.

Kematian Floyd memicu dua pekan gelombang aksi protes secara nasional dan global. Pada hari-hari awal unjuk rasa, demo diwarnai dengan aksi kerusuhan, perusakan dan penjarahan. Selebihnya, aksi protes berlangsung damai.

[Gambas:Video CNN]

Para pengunjuk rasa memadati kota-kota seperti Minneapolis, Atlanta, dan Los Angeles. Walikota di AS sampai memberlakukan jam malam untuk mencegah pengunjuk rasa turun ke jalan, tetapi aturan itu telah dicabut di sebagian besar wilayah Amerika Serikat. (ans/ayp)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER