Cuomo mengatakan respons Trump dalam cuitan di akun Twitter pribadi Trump menunjukkan ia sebagai orang yang ceroboh dan tidak bertanggung jawab.
"Betapa ceroboh, tidak bertanggung jawab, kejam, kasarnya. Dia (Trump) harus minta maaf untuk cuitannya itu," kata Cuomo dalam konferensi pers pada Selasa (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Cuomo merespons cuitan Trump dengan menyebut ucapannya sebagai suatu hal bodoh.
"Apakah kamu pikir darah yang mengalir di kepalanya sebagai hal yang disengaja? Kamu lihat kepalanya membentur trotoar dan darah mengalir di trotoar," ucap Cuomo seperti dilaporkan CNN.
[Gambas:Video CNN]
Demonstran berusia 75 tahun itu merupakan salah satu dari ribuan massa yang ikut dalam aksi protes antirasisme di AS. Insiden Gugino terluka usai dodorong polisi sempat terekam video dan viral di media sosial.
Dua anggota polisi yang diduga sebagai pelaku pendorongan terhadap Gugino telah diskors tanpa gaji.
Dalam video itu, Gugino yang mengenakan sweater biru mencoba mendekati pasukan polisi anti-huru hara. Ia terlihat sempat mengatakan sesuatu kepada para polisi sebelum aparat mendorongnya hingga tersungkur ke belakang dan jatuh.
Video itu pun dengan cepat menyebar hingga memicu kecaman publik terhadap kepolisian Buffalo. Gugino dilaporkan mengalami pendarahan akibat perbuatan polisi tersebut.
Wali Kota Buffalo Byron Brown mengatakan dia sangat terganggu oleh insiden itu. Ia mengatakan komisi kepolisian tengah menyelidiki peristiwa tersebut. (cnn/evn)