Pemerintah Belanda Izinkan Rumah Bordil Buka Saat Pandemi

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 25/06/2020 17:38 WIB
Amsterdam, the Netherlands-May 01,2015: Red light district (Wallen) at night, crowd of people on the street in Amsterdam, the Netherlands. Ilustrasi sentra prostitusi Red-Light Distric di Amsterdam, Belanda. (Istockphoto/entrechat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Belanda mengumumkan pada Rabu (24/6) mengizinkan rumah bordil dibuka pada 1 Juli. Izin operasional itu diberikan lebih cepat setelah pemerintah menargetkan pembukaannya pada 1 September.

AFP memberitakan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan pada sesi konferensi pers, perizinan itu meliputi 'semua pekerjaan yang melibatkan kontak (fisik).

Pemerintah sebelumnya sudah mengizinkan operasi salon rambut dan panti pijat. Sama seperti kedua usaha itu, rumah bordil berikut pekerja seksnya didorong agar memastikan klien mereka tidak memiliki gejala Covid-19.


Rumah bordil di Belanda telah ditutup selama lebih dari tiga bulan karena pandemi Covid-19.

"Semua orang sangat senang dengan berita bahwa kami akhirnya dapat beroperasi lagi. Kami sudah tidak punya uang lagi," kata Felicia Anna, presiden perserikatan pekerja seks di Red District Amsterdam.

Selain membuka rumah bordil, pemerintah Belanda juga mengumumkan stadion sepakbola dapat dibuka kembali namun dengan syarat menerapkan jarak 1,5 meter kursi terisi penonton. Itu berarti stadion hanya bisa diisi sepertiga kapasitas.

Berdasarkan data Worldometers, sampai 24 Juni Belanda memiliki 49 ribu kasus positif, sebanyak 6.097 orang di antaranya telah meninggal.

(fea)

[Gambas:Video CNN]