Peneliti Temukan Flu Babi Jenis Baru yang Bisa Jadi Pandemi

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 05:47 WIB
A vial for a coronavirus test is seen at a COVID-19 testing site for those who were potentially exposed to the coronavirus outbreak at a wholesale food market in Beijing, Wednesday, June 17, 2020. As the number of cases of COVID-19 in Beijing climbed in recent days following an outbreak linked to a wholesale food market, officials announced they had identified hundreds of thousands of people who needed to be tested for the coronavirus. (AP Photo/Mark Schiefelbein) Peneliti di China menemukan flu babi jenis baru yang berpotensi menjadi pandemi. Ilustrasi. (AP/Mark Schiefelbein).
Jakarta, CNN Indonesia --

Para peneliti di China menemukan jenis baru flu babi yang mampu memicu pandemi. Temuan tersebut mereka sampaikan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal sains AS, PNAS Senin (29/6).

Flu baru tersebut dinamai G4. Secara genetik, flu itu diturunkan dari strain H1N1 yang menyebabkan pandemi pada 2009 lalu.

Flu itu memiliki semua ciri penting. "Salah satunya, sangat beradaptasi untuk menginfeksi manusia," kata para penulis, ilmuwan di universitas-universitas Cina dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China seperti dikutip dari AFP, Selasa (30/6).


Selain itu, G4 juga diamati sangat menular. Ia mampu bereplikasi dalam sel manusia dan menyebabkan gejala lebih serius pada musang daripada virus lain.

Karena itu para peneliti menyerukan kepada pihak terkait untuk memantau orang yang bekerja dengan babi. Saran diberikan karena berdasarkan penelitian yang mereka lakukan 10,4 persen orang yang bekerja di peternakan babi sudah terinfeksi flu tersebut. 

"Sangat mengkhawatirkan bahwa infeksi virus G4 pada manusia akan meningkatkan adaptasi manusia dan meningkatkan risiko pandemi pada manusia," catat para peneliti.

(AFP/agt)

[Gambas:Video CNN]