Pangeran Saudi Unggah Foto Tentara Wanita Raja Salman

CNN Indonesia | Kamis, 02/07/2020 17:38 WIB
tentara wanita saudi Pangeran Arab Saudi, Sattam bin Khaled Al Saud mengunggah ulang foto tentara wanita pengawal Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. (Screenshot via Twitter/@sattam_al_saud)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pangeran Arab Saudi, Sattam bin Khaled Al Saud mengunggah ulang foto tentara wanita pengawal Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud yang sedang bertugas di istana. Foto tersebut diunggah pada 26 Juni malam.
 
Foto tersebut diunggah di akun Twitter pribadi Pangeran Al Saud, @sattam_al_saud disertai dua emoticon berbentuk hati berwarna hijau dan bendera Arab Saudi.
 
"Salah satu tugas Royal Guard adalah memberikan perlindungan dan keamanan bagi raja dan tamunya selama perayaan dan konferensi. Dengan demikian, peran wanita dalam Royal Guard akan menemani para tamu atau berurusan dengan para tamu dan ini adalah hal yang indah dan penting," tulis sang pangeran dalam kicauan lainnya.

 
Dalam foto tersebut, seorang wanita mengenakan seragam Pasukan Khusus Penjaga Raja, Royal Guard berdiri di samping rekannya sambil mengenakan masker.
 
Foto itu memicu kekaguman warganet di Twitter. Namun Gulf News tidak dapat memverifikasi di mana atau kapan foto wanita itu diambil.
 



Gulf News melaporkan selain menjunjung tinggi tradisi masa lalu, para Royal Guard juga mengemban tugas sebagai tentara profesional yaitu memiliki reputasi sebagai beberapa prajurit paling elite dan terampil di Angkatan Darat Saudi.

 
Royal Guard menjaga misi unik mereka sebagai Unit Pengawal Kerajaan untuk melindungi House of Al Saud, meliputi Raja dan Putra Mahkota Arab Saudi serta anggota keluarga kerajaan lainnya setiap saat.
 
Royal Guard menjadi salah satu tagar teratas dalam trending topic Twitter di Arab Saudi. Selain itu, nama mantan penjaga Raja Salman bin Abdulaziz, Jenderal Abdulaziz Al Fagham ikut menghiasi kolom pencarian populer di Google setempat.

 
Menurut keterangan pihak berwenang setempat, Jenderal Al Fagham tewas tertembak dalam perselisihan pribadi di Jeddah.
 
Baku tembak itu melibatkan Al Fagham dan temannya, di mana seorang pekerja Saudi dan pekerja asal Filipina lainnya ikut terluka dalam insiden itu.

(ans/dea)

[Gambas:Video CNN]