Pesawat Pengintai Turki Jatuh, 7 Personel Keamanan Tewas

CNN Indonesia | Kamis, 16/07/2020 11:16 WIB
Rescue work is in progress at the site of a plane crash in Karachi, Pakistan, Friday, May 22, 2020. An aviation official says a passenger plane belonging to state-run Pakistan International Airlines carrying more than 100 passengers and crew has crashed near the southern port city of Karachi. There were no immediate reports on the number of casualties. (AP Photo/Fareed Khan) Ilustrasi lokasi kecelakaan pesawat. (AP/Fareed Khan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pesawat pengintai Turki dilaporkan jatuh hingga mengakibatkan tujuh personel keamanan tewas, Kamis (16/7). Anadolu Agency melaporkan pesawat militer itu jatuh di wilayah pegunungan Provinsi Van.

“Kami telah kehilangan tujuh tentara, dua di antaranya adalah pilot," kata Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu kepada wartawan Kamis pagi.

Pesawat itu jatuh di ketinggian 2.200 meter (7.218 kaki) di Gunung Artos. Pesawat lepas landas dari Bandara Van Ferit Melen pukul 18.35 waktu setempat.


Menurut Soylu, pesawat model 2015 tersebut sedang menjalankan misi di Provinsi Van dan Hakkari yang berlangsung sejak Senin.

Dia mengatakan terakhir kali pilot berkomunikasi dengan menara kontrol pukul 22.32 ketika terbang di sekitar distrik Baskale. Namun sekitar pukul 22.45, pesawat hilang kontak. Tak lama kemudian pesawat dilaporkan jatuh.

Dikutip dari AFP, Gubernur Provinsi Van Mehmet Emin Bilmez memberikan penghormatan kepada tujuh korban. Dia juga menyampaikan belasungkawa. Investigasi atas insiden itu masih berlangsung.

Kecelakaan pesawat militer Turki juga pernah terjadi pada 2018. Pesawat tersebut jatuh saat latihan di Provinsi Izmir hingga mengakibatkan dua pilot tewas.

Provinsi Van merupakan wilayah pegunungan yang terletak di perbatasan Turki dengan Iran. Kawasan itu dilanda longsor pada Februari yang mengakibatkan 41 orang tewas.

(dea)

[Gambas:Video CNN]