Pria Kanada Tolak Pakai Masker Tewas Ditembak Polisi

CNN Indonesia | Jumat, 17/07/2020 20:27 WIB
Ilustrasi Penembakan Ilustrasi. Seorang lelaki berusia 73 tahun di Kanada menolak mengenakan masker dan menyerang penjaga toko, lantas ditembak polisi. (Skitterphoto/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pria berusia 73 tahun di Kanada tewas ditembak polisi hanya berselang beberapa jam setelah dia menolak mengenakan masker ketika berkunjung ke toko kelontong.

Dilansir AFP pada Jumat (17/7) dengan mengutip keterangan kepolisian Ontario, pria itu diduga menyerang seorang pegawai toko pada Rabu (15/7) pagi waktu setempat setelah dia diminta untuk menggunakan masker untuk menekan penyebaran virus corona.

Lelaki saat itu menolak dan melarikan diri dengan mobil. Polisi pun dipanggil ke tempat kejadian di gerai Valu-Mart di Minden, Ontario tepat setelah pukul 08.00 waktu setempat.


Dilansir CBC, polisi lantas mengejar dan berusaha menghentikan mobil kakek tersebut. Namun, mereka tidak melanjutkan pengejaran dengan alasan 'untuk kepentingan keselamatan publik', sebelum melakukan penyelidikan lanjutan.

Unit Investigasi Khusus Ontario (SIU) mengatakan dua petugas sempat melepaskan tembakan untuk menghentikan pria tersebut.

Menurut pernyataan SIU Ontario, pria itu meninggal pukul 11.47 waktu setempat tak lama setelah dilarikan ke rumah sakit. Identitas pria tersebut masih belum diketahui.

Dalam rilis berita pada Kamis pagi, SIU mengatakan para penyelidik menemukan pistol dan senapan semi-otomatis dari tempat kejadian. Senjata api milik dua petugas polisi juga dijadikan barang bukti.

Empat penyelidik dan dua penyelidik forensik telah ditugaskan untuk menangani kasus ini. Autopsi direncanakan dilakukan pada hari Jumat.

Dilansir situs pemerintah Kanada, penduduk wajib mengenakan masker non-medis ketika berada di tempat umum yang sulit menerapkan aturan menjaga jarak fisik. Tempat umum yang dimaksud meliputi area pertokoan, pusat perbelanjaan, dan fasilitas transportasi umum.

Selain itu, pemerintah Kanada juga mengimbau warga mematuhi protokol kesehatan seperti sering mencuci tangan selama dua puluh detik dan menjaga jarak fisik minimal dua meter.

Hingga saat ini, jumlah kasus virus corona di Kanada mencapai 109.264 kasus, 8.827 pasien meninggal, dan 72.836 orang dinyatakan sembuh.

(ans/ayp)

[Gambas:Video CNN]