Karhutla di California, 7000 Penduduk Mengungsi

CNN, CNN Indonesia | Senin, 03/08/2020 17:17 WIB
Kebakaran hutan terjadi di Lembah Cherry, sebelah timur kota Los Angeles, California, AS, memaksa ribuan penduduk mengungsi. Ilustrasi kebakaran hutan di California. (Justin Sullivan/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kebakaran hutan terjadi di Lembah Cherry, sebelah timur kota Los Angeles, California, Amerika Serikat, dan meluas ke lebih dari 20 ribu hektare lahan.

Menurut Dinas Kehutanan AS, kebakaran itu menyebabkan ribuan penduduk terpaksa mengungsi.

Dilansir CNN, Senin (3/8), pemadam kebakaran Riverside mengatakan kebakaran hutan itu terjadi sejak Jumat pekan lalu sebelum pukul 17.00 waktu setempat. Akibat kawasan yang terbakar meluas, sekitar 7.800 orang penduduk mengungsi.


Sebuah video yang dibagikan di Twitter oleh Ian Schoenleber dari Big Rock Media pada Minggu (2/8) memperlihatkan suasana kebakaran itu pada Sabtu malam waktu setempat.

Lalu pada Minggu (2/8), Dinas Kehutanan mengatakan amukan api telah menghanguskan lebih dari 20.516 hektare lahan.

Sisi timur laut dan timur dari kebakaran ini berada di lereng bukit yang curam dan terjal, sehingga tidak dapat diakses oleh kendaraan pemadam kebakaran. Ada 20 pemadam, enam helikopter, 178 mesin, dan 19 mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api.

Akun Twitter pemadam kebakaran menulis bahwa tidak ada cedera yang dilaporkan. Namun, sebuah rumah dan dua bangunan hancur oleh kobaran api.

Juru bicara pemadam kebakaran, Rob Roseen, mengatakan kepada CNN bahwa pusat-pusat evakuasi telah didirikan di hotel-hotel setempat dan di Sekolah Menengah Beaumont.

Semua pusat evakuasi akan memberlakukan protokol Covid-19 seperti pemeriksaan suhu saat masuk, penggunaan masker, dan jarak sosial. Sementara itu penyebab kebakaran masih diselidiki.

Menurut Badan Meteorologi Nasional AS, kebakaran ini berpotensi memburuk akibat suhu panas, kelembaban yang sangat rendah, dan angin darat.

(ans/ayp)

[Gambas:Video CNN]