Badai Isaias di AS Tewaskan 6 Orang

Associated Press, CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 19:00 WIB
Sebanyak enam orang tewas akibat terjangan Badai Tropis Isaias di kawasan pantai timur Amerika Serikat, Selasa (4/8). Ilustrasi kerusakan akibat badai di Amerika Serikat. (AP Photo/Mark Humphrey)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak enam orang dilaporkan tewas akibat terjangan Badai Tropis Isaias yang berujung tornado dan hujan lebat di kawasan pantai timur Amerika Serikat, Selasa (4/8).

Mengutip Associated Press, Rabu (5/8), badai tersebut berujung di North Carolina dan menyebabkan banjir hingga kebakaran. Setidaknya puluhan orang dilaporkan harus mengungsikan diri.

Sebuah video udara dari stasiun televisi WRAL-TV menunjukkan petugas penyelamat tengah berseliweran di antara puing-puing bangunan di lokasi dua korban meninggal di Windsor, North Carolina.


Terdapat 12 korban luka yang kini menangani perawatan di rumah sakit setempat. Responden darurat menyatakan tidak ditemukan korban lain di wilayah tersebut.

"Semua petugas saya ada di sana saat ini. Hampir seluruh taman hilang," ungkapnya.

Seorang wanita berusia 44 tahun ditemukan tewas di Pennsylvania timur. Genangan air terpantau tinggi di wilayah tersebut, dan kendaraan korban tersapu hingga ke hilir pada Selasa sore.

Sementara di New York, sebuah pohon besar jatuh dan menghancurkan sebuah van di wilayah Briarwood, Queens. Insiden tersebut menewaskan seorang kontraktor berusia 60 tahun, Mario Siles.

Seorang wanita di Mechanicsville, Maryland juga ditemukan meninggal ketika mobil yang dikemudi menabrak pohon. Kemudian di Delaware, pihak berwenang mengatakan seorang wanita tertimpa cabang pohon yang jatuh karena badai.

Badai Isaias tercatat memiliki kekuatan hingga 65 mph dengan waktu terjang lebih dari 18 jam. Kekuatan tersebut mereda pukul 10.50 malam waktu setempat menjadi 72 kilometer per jam.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Pusat Topan Nasional, pusat badai berada sekitar 72 kilometer tenggara Montreal dan bergerak ke timur laut Kanada sekitar 61 kilometer per jam. Badai ini didorong oleh air laut dan mendapat kekuatan topan sebesar 136 kilometer per jam, sebelum akhirnya mendarat di dekat Ocean Isle Beach, North Carolina pada Senin malam.

Pada Selasa malam, badai terus melaju ke Kanada namun kekuatannya sudah melemah. Sebelum mendarat ke North Caroline, badai tersebut sempat memakan korban tewas di Karibia sebanyak dua orang dan menyapu Bahama.

Ketika Badai Isaias berlabuh ke wilayah utara AS, banjir turut menerjang. Ketinggian Sungai Schuylkil di Philadelphia diprediksi mencapai puncaknya pada Rabu pagi nanti, yakni hingga 4,7 meter. Ini merupakan ketinggian tertinggi yang tercatat di sungai tersebut dalam 150 tahun.

Sedangkan pada Selasa malam, sungai di Manayunk telah mencapai puncaknya dan membanjiri jalan-jalan besar di sekitarnya.

(fey/ayp)