Menkes AS Bertemu Presiden Taiwan Bahas Penanganan Covid-19

AP, CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 12:25 WIB
Menkes dan layanan kemanusiaan AS Alex Azar bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen untuk membahas penanganan Covid-19 dan masalah lain. Menkes AS, Alex Azar (kiri) dalam kunjungannya ke Taiwan. (Foto: AP/)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat Alex Azar bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dalam pertemuan tingkat tinggi di Taipei, Senin (10/8).

Ini merupakan kunjungan tingkat tinggi pertama bagi pejabat kabinet Amerika serikat sejak putusnya hubungan diplomatik antara Washington dan Taipei pada 1979.

Tsai mengatakan kepada wartawan di Gedung Kantor Kepresidenan bahwa dia mencari "lebih banyak lagi terobosan dan hasil kerja sama" dalam menangani pandemi virus corona dan masalah lainnya.


Menurutnya, penanganan bersama bisa "berkontribusi pada pembangunan damai berkelanjutan di kawasan Indo-Pasifik".

Azar memuji tanggapan Taiwan terhadap Covid-19 dan mengatakan keberhasilan negara itu merupakan penghargaan atas "sifat terbuka, transparan, demokratis dari masyarakat dan budaya Taiwan".

"Merupakan kehormatan sejati berada di sini untuk menyampaikan pesan dukungan dan persahabatan yang kuat dari Presiden Trump ke Taiwan," ujar Azar seperti dilansir Associated Press.

Azar juga dijadwalkan akan mengadakan konsultasi dengan pejabat kesehatan dan menyampaikan pidato dalam kunjungan tiga hari ke Taiwan.

Taiwan dianggap berhasil menekan laju penyebaran virus corona dengan mencatat hanya 277 kasus.

Sebelumnya Beijing memprotes kunjungan Azar dan menyebutnya sebagai pengkhianatan terhadap komitmen AS untuk tidak melakukan kontak resmi dengan pulau yang diklaim China sebagai wilayahnya sendiri. China juga mengancam akan menggunakan kekerasan untuk mengendalikan Taiwan.

Hubungan AS dan Taiwan menjadi dekat ketika Washington terlibat dalam serangkaian perselisihan dengan Beijing mengenai perdagangan, teknologi, Laut China Selatan, dan tindakan keras Beijing terhadap suara-suara oposisi di Hong Kong.
 
China memutuskan kontak dengan Tsai setelah ia menolak mengakui klaim China atas Taiwan. China juga telah meningkatkan tekanan diplomatik, ekonomi dan militer terhadap negara itu, termasuk memburu beberapa sekutu diplomatik yang tersisa dan mengecualikannya dari pertemuan internasional termasuk Majelis Kesehatan Dunia.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]