Afghanistan Bebaskan 400 Tahanan Kelas Kakap Taliban

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 14/08/2020 13:35 WIB
Afghanistan mulai membebaskan 400 tahanan kelas kakap Taliban sebagai bagian dari kesepakatan damai antara kelompok militan dengan AS. Afghanistan membebaskan 400 tahanan kelas kakap Taliban. (Foto: AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Afghanistan mulai membebaskan 400 tahanan kelas kakap Taliban pada Jumat (14/8). Pembebasan ini merupakan bagian dari kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Taliban pada Februari lalu di Qatar.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, Javid Fasilam melalui Twitter mengatakan sekitar 80 tahanan telah dibebaskan sehari sebelumnya, Kamis (13/8) untuk mempercepat 'upaya pembicaraan langsung dan gencatan senjata nasional'.

Sekitar 44 tahanan yang dibebaskan kali ini merupakan pemberontak dalam serangan tingkat tinggi terhadap Amerika Serikat dan negara sekutu lainnya.


Presiden Ashraf Ghani memperingatkan bahwa para tahanan kelas kakap dan pengedar narkoba yang dibebaskan 'kemungkinan besar akan membahayakan' Afghanistan, Amerika, dan dunia.

"Sampai masalah ini, sudah ada konsensus tentang keinginan perdamaian, tetapi tidak tentang pengorbanannya," kata Ghani dalam konferensi pers seperti mengutip AFP.

"Kami sekarang telah 'membayar cicilan besar' (pembebasan tahanan) untuk biaya itu (perdamaian) sebagai konsekuensinya."

Pembebasan tahanan kelas kakap disetujui pada akhir pekan lalu dalam pertemuan yang dilakukan Ghani dengan ribuan sosok terkemuka Afghanistan.

Resolusi pembebasan para tahanan disahkan pada hari terakhir Loya Jirga pada 9 Agustus lalu yang dilangsungkan selama tiga hari. Loya Jirga adalah pertemuan tradisional tetua suku Afghanistan dan pemangku kepentingan lain yang diadakan untuk memutuskan masalah kontroversial.

Resolusi tersebut menyatakan setiap warga negara asing di antara tahanan harus diserahkan ke negara masing-masing.

Pada awalnya, pemerintahan Ghani sempat menolak rencana pembebasan tahanan militan Taliban terkait kesepakatan damai dengan AS.

Pemerintah Afghanistan dan Taliban diagendakan melakukan pertemuan dalam beberapa hari setelah seluruh tahanan dibebaskan. Pertemuan ini sempat mengundang kecaman dari banyak pihak di dalam negeri.

Pertukaran tahanan merupakan bagian dari kesepakatan damai antara Taliban dan Amerika Serikat pada Februari lalu. AS sepakat untuk menarik pasukan dari Afghanistan, sebagai imbalannya pemberontak Taliban akan dibebaskan dari tahanan.

Dalam kesepakatan tersebut ditetapkan Kabul akan membebaskan 5.000 militan dengan imbalan 1.000 tahanan pemerintah Afghanistan yang ditahan oleh para pemberontak.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]