Gedung Huawei di Selatan China Terbakar, Tiga Orang Tewas

CNN Indonesia | Sabtu, 26/09/2020 09:01 WIB
Fasilitas penelitian yang belum selesai dibangun milik Huawei di kota Dongguan, China, hangus terbakar dan menewaskan tiga orang. Ilustrasi. (Pixabay/tpsdave)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga orang dinyatakan tewas setelah kebakaran besar terjadi di fasilitas penelitian yang belum selesai dibangun milik raksasa teknologi Huawei di kota Dongguan, selatan China, menurut keterangan pihak berwenang setempat yang dikutip dari AFP pada Sabtu (26/9).

Korban yang tewas diidentifikasi sebagai karyawan perusahaan pengelola kawasan industri, kata pemerintah.

Pemerintah mengatakan telah meluncurkan penyelidikan setelah kebakaran yang terjadi pada Jumat (25/9) di gedung yang sedang dibangun di zona pengembangan industri Danau Songshan memunculkan gumpalan asap besar ke langit.


Kebakaran dimulai di sebuah gedung tempat Huawei mengembangkan pangkalan penelitian, kata pemerintah kota, pada awalnya menambahkan bahwa semua pekerja konstruksi telah dievakuasi.

Namun dalam sebuah pernyataan Jumat malam, pemerintah mengatakan "pencarian menyeluruh oleh petugas pemadam kebakaran setelah menemukan tiga orang tewas di dalam gedung".

Api dipadamkan setelah 140 petugas pemadam kebakaran dipanggil untuk mengatasi kobaran api, kata pemadam kebakaran setempat dalam pernyataan terpisah.

Rekaman yang disiarkan oleh saluran media pemerintah CCTV menunjukkan awan gelap asap mengepul dari gedung biru dan putih.

Gambar di media sosial dari kantor berita negara itu menunjukkan bangunan menghitam dikelilingi oleh mobil pemadam kebakaran.

Huawei mengatakan bangunan itu adalah "struktur baja, dan belum digunakan", dalam sebuah pernyataan di akun media sosial resmi pemerintah kota.

Kampus kantor utama Huawei berada di selatan kota Shenzhen, tetapi memiliki kompleks perkantoran besar yang luas di dekat Dongguan.

(AFP/ard)

[Gambas:Video CNN]