Azerbaijan: Tujuh Orang Tewas dalam Serangan Armenia

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 11/10/2020 15:05 WIB
Pemerintah Azerbaijan menyebut tujuh orang tewas dalam serangan yang dilancarkan pasukan Armenia di Nagorno-Karabakh, Sabtu (10/10) malam. Ilustrasi. Pemerintah Azerbaijan menyebut tujuh orang tewas dalam serangan yang dilancarkan pasukan Armenia di Nagorno-Karabakh, Sabtu (10/10) malam. (AP/Areg Balayan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Azerbaijan mengklaim serangan yang dilancarkan oleh pasukan Armenia pada Sabtu (10/10) malam menyebabkan tujuh orang tewas. Serangan dilancarkan satu hari setelah kedua pihak menyetujui gencatan senjata.

"Sebuah serangan rudal baru oleh pasukan Armenia di kawasan permukiman menyebabkan tujuh orang tewas dan 33 terluka, termasuk anak-anak," tulis Kementerian Luar Negeri Azerbaijan melalui akun Twitter-nya, melansir AFP.

Seorang jurnalis AFP di Stepanakert, ibu kota wilayah Nagorno-Karabakh, melaporkan telah mendengar suara ledakan keras sepanjang malam.


Sebelumnya, kedua belah pihak menyetujui gencatan senjata setelah berkecamuk selama dua pekan, setelah dialog selama 11 jam yang dimediasi oleh Rusia di Moskow.

Bentrokan antara kedua musuh bebuyutan lama ini meletus lagi pada akhir September atas sengketa wilayah Nagorno-Karabakh di Azerbaijan.

Nagorno-Karabakh menjadi wilayah kantung etnis Armenia di Azerbaijan yang menjadi rumah bagi sekitar 150 ribu jiwa. Jauh sebelum ini, mereka pernah berusaha melepaskan diri dari kendali Azerbaijan dalam perang tahun 1990-an yang menewaskan sekitar 30 ribu jiwa.

Akibat serangan-serangan ini, kedua pihak saling tuding telah mengabaikan kesepakatan gencatan senjata. Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan bahwa pasukan Armenia menembaki wilayah sipil negaranya. Begitu juga sebaliknya.

Sengketa memicu pertempuran sengit yang telah menyebabkan ratusan orang tewas, ribuan orang terlantar, dan menimbulkan ketakutan akan perang besar-besaran yang dapat menyedot kekuatan regional Turki dan Rusia.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK