Kesal soal Masker, Pensiunan di Kansas Ancam Culik Wali Kota

CNN Indonesia | Minggu, 18/10/2020 18:16 WIB
Seorang pensiunan petugas pemadam kebakaran ditangkap karena dicurigai mengancam akan menculik dan membunuh Wali Kota Wichita Brandon Whipple. Seorang pensiunan petugas pemadam kebakaran ditangkap karena dicurigai mengancam akan menculik dan membunuh Walikota Wichita Brandon Whipple. ( iStockphoto/Scharvik)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pensiunan petugas pemadam kebakaran ditangkap karena dicurigai mengancam akan menculik dan membunuh Wali Kota Wichita, Kansas, Brandon Whipple. Hal ini terjadi lantaran dia kesal dengan peraturan penggunaan masker di Wichita.

Mengutip AP, pihak kepolisian mengatakan pensiunan petugas pemadam kebakaran berusia 59 tahun ini ditangkap Jumat (16/10) lalu. Saat ini dia tengah menghadapi tuduhan ancaman kriminal.

Whipple mengatakan seseorang telah membaca pesan yang diterima oleh pejabat kota lain yang menanyakan mengenai alamat walikota dan mengancam hidupnya.


"Dia mengatakan dia akan menculik saya dan memotong leher saya dan dia membutuhkan alamat saya. Sepertinya orang itu sangat kecewa dengan peraturan wajib masker dan dia mengatakan sesuatu bahwa dia tak bisa melihat ibunya karena pembatasan Covid-19 di rumah jompo," kata Whipple, Minggu (18/10).

Juru Bicara Kepolisian Wichita Charley Davidson mengatakan tak ada pejabat lokal lain yang diyakini menjadi sasaran. Penangkapan terhadap pensiunan petugas pemadam kebakaran terjadi lebih dari satu pekan setelah pihak kepolisian menggagalkan rencana penculikan Gubernur Michigan Gretchen Whitmer.

Pihak kepolisian sejauh ini menuduh anggota dua kelompok paramiliter anti pemerintah ikut serta dalam kasus penculikan tersebut. Enam pria telah didakwa di pengadilan federal karena berkonspirasi untuk menculik pejabat negara.

Selain itu, delapan orang lainnya didakwa di pengadilan negara. Selain didakwa terkait konspirasi penculikan pejabat negara, mereka juga didakwa memberikan dukungan material untuk terorisme.

(aud/chs)

[Gambas:Video CNN]