Pasukan India Tangkap Tentara China Nyasar di Zona Sengketa

CNN Indonesia | Selasa, 20/10/2020 10:27 WIB
Pasukan India menangkap seorang prajurit China yang diduga tersesat dan memasuki kawasan sengketa di Ladakh, Himalaya. Ilustrasi pasukan India berjaga di kawasan perbatasan di pegunungan Himalaya. (AFP/TAUSEEF MUSTAFA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan India dilaporkan menangkap seorang prajurit China yang diduga tersesat dan memasuki kawasan perbatasan yang menjadi sengketa di Ladakh, Himalaya.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (20/10), menurut keterangan Angkatan Darat India, mereka menangkap Kopral Wang Ya Long yang merupakan serdadu Angkatan Darat Pembebasan Rakyat China (PLA). Dia dibekuk karena berada di dalam wilayah Demchok, Ladakh, yang dikuasai India.

Akan tetapi, aparat India menyatakan akan membebaskan Kopral Wang Ya Long.


"Sebagai bagian protokol, dia akan dikembalikan ke China melalui daerah Chushul-Moldo setelah menyelesaikan proses administrasi," demikian isi pernyataan Angkatan Darat India.

"Tentara China itu kami berikan bantuan medis seperti oksigen dan baju hangat untuk melindunginya dari cuaca di ketinggian tinggi yang ekstrem," lanjut pernyataan tersebut.

Pemerintah China tidak memberikan pernyataan tentang hal itu. Namun, menurut Hu Xijin yang menjadi editor surat kabar pemerintah Negeri Tirai Bambu, Global Times, pemerintah setempat sedang menangani masalah itu.

"Dari yang saya tahu, prajurit itu ditahan India karena diduga tersesat," kata Hu Xijin.

"Sikap India sangat baik. Prajurit itu akan kembali ke China. Masalah ini tidak akan menimbulkan pertikaian baru di perbatasan," ujar Hu Xijin.

Konflik antara India dan China di kawasan perbatasan di pegunungan Himalaya memburuk sejak Mei lalu. Pasukan dari kedua negara terlibat bentrokan menggunakan senjata tajam, batu dan tangan kosong.

Akibat insiden, dilaporkan 20 pasukan India meninggal pada 15 Juni. China juga dilaporkan menderita korban jiwa dan luka, tetapi sampai saat ini tidak memaparkan jumlahnya.

Selain itu, tentara dari kedua negara sempat saling melepaskan tembakan peringatan, yang dikhawatirkan bisa memperburuk konflik dua negara yang mempunyai senjata nuklir. Insiden itu terjadi setelah 45 tahun keduanya bertikai.

Sampai saat ini, India dan China menempatkan sekitar 10 ribu serdadu di kawasan perbatasan. Keduanya juga mengerahkan persenjataan berat seperti meriam, kendaraan lapis baja, serta jet tempur.

Mereka bertikai di tengah kondisi cuaca ekstrem akibat ketinggian, di mana suhu udara bisa mencapai minus 50 derajat Celcius.

Infografis Jejak Sengketa Perbatasan India-China

Pejabat militer dan diplomat dari kedua negara berulang kali menggelar perundingan untuk mencari jalan keluar atas pertikaian itu. Menteri luar negeri dan pertahanan kedua negara juga bertemu pada September lalu di Moskow, dalam perundingan damai yang ditengahi Rusia.

(ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK