India Bebaskan Tentara China Tersesat di Zona Sengketa

CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 19:35 WIB
Militer India membebaskan seorang tentara China yang tersesat di kawasan perbatasan yang menjadi sengketa. Ilustrasi tentara India dan China di pos perbatasan Nathu La, Himalaya. (DIPTENDU DUTTA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Militer India membebaskan seorang tentara China yang tersesat di Garis Kontrol Aktual (LAC) di sektor Demchok pada 18 Oktober lalu.

Sumber militer India mengatakan, tentara Angkatan Darat Pembebasan Rakyat (PLA) itu telah diserahkan ke China di titik pertemuan Chushul-Moldo pada Selasa (20/10) malam waktu setempat.

Sementara situs PLA yang mengutip media militer juga mengatakan tentara itu telah diserahkan kepada pasukan penjaga perbatasan PLA pada Rabu (21/10) dini hari waktu setempat.


Pada Senin (19/10) malam, militer China telah menghubungi India atas penangkapan tentara China yang tersesat di LAC di sektor Demchok.

"China berharap India akan segera menyerahkan tentara China yang tersesat di daerah perbatasan China-India pada malam tanggal 18 Oktober ketika membantu gembala lokal," kata Juru Bicara Komando Barat PLA, Kolonel Senior Zhang Shuili, seperti dikutip dari Tribune India.

Prajurit India mengatakan bahwa tentara China yang tersesat itu diidentifikasi sebagai Kopral Wang Ya Long. Mereka juga telah memberikan bantuan medis termasuk oksigen, makanan, dan pakaian hangat karena Wang tersesat di kondisi cuaca yang ekstrem.

India juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima permintaan PLA tentang keberadaan Wang.

"Langkah India adalah isyarat niat baik menjelang perundingan putaran kedelapan," kata Sun Shihai, seorang ahli di Pusat Penelitian Asia Selatan Universitas Sichuan kepada surat kabar China, Global Times.

Pernyataan Sun merujuk pada putaran kedelapan pembicaraan damai antara petinggi angkatan bersenjata dari kedua belah pihak, yang akan segera diadakan untuk mempercepat jalan keluar di wilayah sengketa.

Dilansir The Hindu, sumber resmi mengatakan kedua belah pihak sedang menyusun tanggal untuk pembicaraan tersebut yang kemungkinan akan digelar pekan ini.

Putaran terakhir pembicaraan diadakan pada 12 Oktober di Chushul. Dari pertemuan itu, pernyataan bersama yang dikeluarkan kedua belah pihak mengatakan mereka bertukar pandangan mendalam, dan konstruktif tentang persoalan di sepanjang LAC di Sektor Barat perbatasan India dan China.

Akan tetapi sejauh ini, terlihat tidak ada gerakan menarik pasukan dan penurunan ketegangan.

Baik tentara India maupun China telah mengerahkan lebih dari 50 ribu tentara di sepanjang LAC di Ladakh timur, termasuk di sektor Demchok menyusul kebuntuan perundingan militer selama lima bulan terakhir yang dimulai pada awal Mei lalu.

(ans/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK