Kasus Corona di Spanyol dan Meksiko Capai 1 Juta

CNN Indonesia | Kamis, 22/10/2020 12:02 WIB
Kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Spanyol dan Meksiko dilaporkan sudah melampaui 1 juta orang. Ilustrasi pemakaman korban virus corona di Meksiko. (AP/Marco Ugarte)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus infeksi virus corona (Covid-19) di Spanyol dan Meksiko dilaporkan sudah melampaui 1 juta orang.

Spanyol menjadi negara pertama di Eropa Barat dengan kasus Covid-19 mencapai lebih dari 1 juta.

Negara berpenduduk 47 juta orang itu sedang berjuang mencegah gelombang baru penyebaran virus corona.


Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan jumlah kasus Covid-19 secara keseluruhan sejak pandemi mencapai 1.005.295 orang.

Dalam 24 jam terakhir tercatat ada lebih dari 16.973 kasus infeksi baru di Spanyol, dan 34.366 kematian akibat Covid-19.

Para ahli mengatakan, seperti di kebanyakan negara, jumlah sebenarnya dari infeksi dan kematian kemungkinan jauh lebih tinggi karena pengujian yang tidak memadai.

Selain itu, kasus tanpa gejala dan masalah lain turut menghalangi pihak berwenang untuk menghitung secara rinci jumlah pasien.

Saat jumlahnya meningkat, otoritas yang bertanggung jawab atas kebijakan kesehatan di wilayah Spanyol memperketat pembatasan. Mereka ingin membendung lonjakan infeksi yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, dan berupaya menghindari penguncian wilayah (lockdown) total kedua.

Penerapan lockdown memang berhasil membendung gelombang pertama Covid-19, tapi juga membuat perekonomian Spanyol terguncang.

Pada Rabu, pemerintah kawasan Aragón mengumumkan bahwa mereka telah menutup batas kota Zaragoza, Huesca, dan Teruel. La Rioja juga akan menutup perbatasan regionalnya pada Jumat besok.

Menteri Kesehatan Spanyol, Salvador Illa, dan kepala dinas kesehatan daerah akan bertemu pada hari ini untuk membahas strategi mereka dalam mengendalikan virus, dan mempertimbangkan menerapkan jam malam untuk mencegah pesta larut malam yang dinilai menjadi sumber penularan.

"Saya ingin menjelaskan dengan sangat jelas. Beberapa pekan yang sangat sulit akan datang," kata Illa seperti dikutip dari Associated Press, Kamis (22/10).

Meskipun ditemukan jumlah kasus tanpa gejala yang lebih tinggi, tapi tekanan kian dirasakan di rumah sakit Spanyol. Lebih dari 3.900 pasien harus dirawat di rumah sakit selama sepekan terakhir, di mana 274 orang membutuhkan perawatan intensif.

Hampir 40 persen unit perawatan intensif (ICU) di Madrid ditempati oleh pasien Covid-19.

Sementara itu di Meksiko, pejabat kesehatan setempat memperkirakan bahwa jumlah infeksi Covid-19 di negara itu telah meningkat di atas 1 juta kasus, yang mencakup baik infeksi yang dikonfirmasi maupun yang masih diduga.

Para pejabat menyebutkan kematian akibat Covid-19 sebanyak 102.293 orang. Jumlah tersebut termasuk kasus pasien yang tidak menjalani tes Covid-19.

Kementerian Kesehatan Meksiko mengatakan jumlah kasus infeksi Covid-19 telah mencapai 1.005.938, itu termasuk orang-orang yang menunjukkan gejala tapi tidak dites atau sampelnya tidak dapat diproses.

Insert Artikel - Waspada Virus Corona

Sementara total kasus yang sudah dikonfirmasi melalui pengujian sebanyak 867.559 orang dan 87.415 kematian. Hal itu dikarenakan Meksiko memiliki tingkat pengujian yang sangat rendah.

(ans/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK