Trump Tuduh Anak-anak Meksiko Dibawa lewat Kartel ke AS

CNN Indonesia | Jumat, 23/10/2020 10:58 WIB
Capres petahana AS Donald Trump menyebut anak-anak Meksiko dimanfaatkan oleh kartel untuk masuk ke wilayah AS. Debat capres AS antara Donald Trump dan Joe Biden. (Foto: AP/Morry Gash)
Jakarta, CNN Indonesia --

Calon presiden petahana Amerika Serikat Donald Trump dalam debat capres AS menyebut berbagai imigran ilegal seperti kartel Meksiko memanfaatkan anak-anak untuk memasuki wilayah AS.

Trump membantah telah memisahkan anak-anak imigran Meksiko dari orang tuanya, melainkan dari yang ia sebut 'orang jahat' karena memanfaatkan anak-anak tersebut.

"Anak-anak dibawa ke sini, banyak orang jahat dan kartel menggunakan mereka untuk datang ke negara ini," katanya saat menjawab moderator, Kristen Welker, terkait kebijakan Trump yang dianggap melanggar HAM itu dalam debat terakhir yang disiarkan langsung dari Belmort University, Nashville, Kamis (22/10) waktu setempat.


Untuk diketahui, Trump lewat kebijakannya sempat mengizinkan pihak berwenang mendakwa imigran yang tertangkap menyeberangi perbatasan Meksiko secara ilegal.

Sementara orang dewasa dipenjara, anak-anak mereka dikirim ke tempat penampungan pemerintah. Mereka dipisah dengan ketidakpastian akan kemungkinan kembali bertemu.

Setelah banyak dikecam, Trump akhirnya menandatangani surat perintah untuk menghentikan kebijakan memisahkan anak imigran dengan keluarganya di perbatasan AS dan Meksiko.

Namun hingga saat ini masih banyak anak-anak yang hidup terpisah dengan orang tua mereka. Trump menyatakan tengah bekerja keras untuk menyatukan anak-anak yang terpisah tersebut dengan orang tuanya.

"Ya, kami sedang berusaha keras melakukannya (mempertemukan anak-anak dengan orang tuanya), tapi banyak dari anak-anak ini yang datang tanpa orang tua mereka. Mereka datang lewat para kartel," imbuh dia.

Lebih lanjut, Trump menuding ide dari pemisahan tersebut datang dari rivalnya dalam pilpres AS, Joe Biden. Sejak pemerintahan Biden, kata Trump, telah dibuat kurungan untuk para imigran. Namun ia tak menjelaskan lebih lanjut soal kurungan yang dibangun pada 2014 tersebut.

"Tanya dia (Biden) siapa yang membangun kurungan itu," tagih Trump kepada moderator.

Tak menjawab tuduhan tersebut, Biden menekankan bahwa anak-anak yang hingga saat ini masih terpisah itu datang bersama orang tuanya ke AS, bukan dengan para kartel.

"Lebih dari 500 anak-anak ini datang dengan orang tua mereka dan dipisahkan di perbatasan, bukan para kartel. Ini melanggar jati diri kita sebagai sebuah bangsa," tutup Biden.

(psp/pris)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK