Polling Sebut Biden Kalahkan Trump di Debat Terakhir Capres

CNN Indonesia | Jumat, 23/10/2020 15:10 WIB
Polling singkat CNN mengungkapkan calon presiden Amerika Serikat yang diusung Partai Demokrat, Joe Biden berhasil memenangkan debat terakhir. Debat terakhir Pilpers AS antara Donald Trump dan Joe Biden. (AFP/MORRY GASH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polling singkat CNN mengungkapkan calon presiden Amerika Serikat yang diusung Partai Demokrat, Joe Biden berhasil memenangkan debat terakhir, Kamis (22/10) malam waktu setempat.

Sebanyak 53 persen sampel penonton debat mengatakan kemenangan bagi Biden dan hanya 39 persen yang mengatakan Trump juara.

Polling ini mewakili kumpulan sampel pengamat debat namun tidak mewakili secara keseluruhan. Sekitar 32% orang sampel debat menyatakan diri sebagai Demokrat, 31% Republik, dan sisanya independen.


Bisa dibilang, debat tidak banyak mengubah preferensi kandidat mana pun. Sebelum debat, di antara kelompok ini, Biden mendapat 55% rating yang disukai.

Angka tersebut naik tipis menjadi 56% setelah debat, sedangkan capres petahana, Donald Trump memiliki persentase disukai sebesar 42% sebelum debat tapi turun menjadi 41% setelah debat.

Para penonton debat juga ditanyai apakah menurut mereka serangan kandidat terhadap satu sama lain adil. Jawabannya sekitar 73% mengatakan serangan Biden terhadap Trump adil. Hanya 26% yang mengatakan tidak adil.

Sementara itu 50% pengamat debat mengatakan serangan Trump terhadap Biden adil, dan 49% debat mengatakan serangan Trump terhadap Biden tidak adil.

Jajak pendapat pasca-debat CNN dilakukan oleh SSRS melalui telepon dan mencakup wawancara dengan 585 pemilih terdaftar yang menonton debat presiden hari ini.

Hasil polling pengamat debat ini memiliki margin kesalahan pengambilan sampel plus atau minus sebesar 5,7 persen.

Responden awalnya diwawancarai awal bulan ini baik melalui telepon atau online. Mereka terindikasi berencana untuk menonton debat dan akan bersedia untuk diwawancara ulang setelah selesai debat.

Debat Pilpres AS telah berakhir beberapa jam lalu, kedua kandidat banyak berkutat dalam saling serang individu alih-alih paparkan visi dan misi.

Trump contohnya, dia menyerang Biden dengan menyebut maju dalam pemilihan presiden kali ini karena Biden tidak melakukan apa-apa.

Ia mengecam Biden dan Obama karena melakukan "pekerjaan yang buruk" selama dua masa jabatan mereka di Gedung Putih.

"Joe, saya maju (pilpres) karena Anda. Saya mencalonkan diri karena Barack Obama. Karena Anda melakukan pekerjaan yang buruk. Jika saya pikir Anda melakukan pekerjaan yang baik, saya tidak akan pernah maju," ujar Trump.

Di sisi lain, Biden menuding sang rival berpihak ke China dan memuji negara itu pada awal penyebaran Covid-19 Januari lalu.

Hal itu sekaligus membantah argumen Trump bahwa dia menyelamatkan jutaan nyawa masyarakat AS dengan menutup akses dari China. Menurut Biden, Trump telat menutup akses atau setelah 40 negara lainnya melakukan hal serupa.

"Apa yang dikatakan Presiden pada Januari? Dia bilang bahwa Presiden China sangat transparan, kita semua berutang terima kasih," kata Biden. 

(ans/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK