KILAS INTERNASIONAL

Umat Kristen Kecam Presiden Prancis hingga Jerman Bela Macron

CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 06:35 WIB
Umat Kristen di Arab kecam Presiden Prancis karena hina Islam hingga Jerman, Belanda, Italia bela Macron, ramaikan berita internasional Senin (26/10). Presiden Prancis Emmanuel Macron. (AP/Abdulmonam Eassa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Senin (26/10). Mulai dari umat Kristen di Arab kecam Presiden Prancis karena hina Islam hingga Jerman, Belanda, Italia bela Macron.

1. Umat Kristen di Arab Kecam Presiden Prancis karena Hina Islam

Sejumlah umat Kristen di Arab ikut mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dinilai menghina Islam dan Nabi Muhammad.


Pada hari Rabu (21/10) lalu Macron diketahui mengatakan dia tidak akan mencegah penerbitan kartun yang menghina Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi.

Macron langsung dikecam atas pernyataannya itu. Sejumlah negara Timur Tengah bahkan menyerukan boikot produk Prancis sebagai bentuk protes.

Kecaman tak hanya datang dari umat Islam, tetapi juga kalangan Kristen, salah satunya penyiar senior berita Al-Jazeera yang berbasis di Qatar Jalal Chahda.

2. Singapura Hentikan Vaksin Flu Usai Kematian di Korsel

Singapura menghentikan sementara penggunaan dua vaksin flu menyusul laporan kematian puluhan warga Korea Selatan.

Otoritas Kesehatan Singapura (HSA) tengah meneliti lebih lanjut kaitan dari kematian yang dilaporkan Korsel dengan vaksin yang ada di Singapura.

Kementerian Kesehatan dan HSA menyatakan hingga saat ini tidak ada kematian terkait dengan vaksinasi dua vaksin tersebut di Singapura.

"Ini adalah tindakan pencegahan setelah kematian yang dilaporkan setelah vaksinasi influenza di Selatan Korea," tutur mereka dilansir dari The Straits Times, Senin (26/10).

Informasi dari otoritas Korea Selatan mencatat bahwa warga yang meninggal itu telah disuntikkan tujuh merek vaksin influenza.

3. Polemik Meluas, Jerman, Belanda, Italia Bela Presiden Prancis

Sejumlah petinggi negara Eropa membela Presiden Prancis Emmanuel Macron dari sejumlah kecaman. Sebelumnya, Macron menjadi sorotan dunia lantaran ucapannya yang dinilai menyudutkan umat Islam.

Kanselir Jerman Angela Merkel salah satunya. Dia menilai pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terlalu berlebihan.

"Itu adalah komentar fitnah yang sama sekali tidak dapat diterima," tutur Merkel mengutip AFP, Senin (27/10).

Sebelumnya, Erdogan yang menyebut umat Islam diperlakukan seperti Yahudi saat Perang Dunia II. Erdogan juga sudah menyerukan boikot barang-barang asal Prancis.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK