Tegang dengan China, India Kerja Sama Pertahanan Bersama AS

CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 18:12 WIB
AS dan India telah menegaskan kembali hubungan mereka dalam bidang pertahanan di tengah ketegangan New Delhi dan China akibat konflik perbatasan. Ilustrasi tentara perbatasan India dan China. (DIPTENDU DUTTA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat dan India telah menegaskan kembali hubungan mereka dalam bidang pertahanan. Kesepakatan ini terjalin di tengah ketegangan India dan China akibat konflik di perbatasan Himalaya.

Dalam sebuah pertemuan di New Delhi pada Senin (26/10), Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper dan Menteri Pertahanan India, Rajnath Singh menandatangani Perjanjian Pertukaran dan Kerjasama Dasar (BECA) untuk memungkinkan berbagi informasi geo-spasial yang lebih besar.

Berbicara kepada wartawan setelah pertemuan itu, seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan bahwa kehadiran Quad dibutuhkan di India.


Quad, atau Quadrilateral Security Dialogue, adalah forum strategis informal untuk AS, Jepang, Australia dan India.

Kendati bukan aliansi militer formal seperti NATO, Quad dipandang oleh beberapa pihak sebagai penyeimbang potensial atas pengaruh China yang tumbuh dan dugaan agresinya di kawasan Asia-Pasifik.

"Tidak dapat dipungkiri fakta bahwa China dan tindakannya di kawasan inilah yang membuat Quad benar-benar penting dan berfungsi kali ini," ucapnya seperti diwartakan CNN, Selasa (27/10).

Kemudian pejabat tersebut mengatakan "perubahan tiba-tiba ke arah agresi besar oleh Pemerintah China di seluruh pinggirannya" telah mengkhawatirkan tetangga di kawasan.

Secara khusus dia menunjuk pada ketegangan yang sedang berlangsung antara India dan China atas perbatasan bersama mereka di Himalaya.

Sebelumnya Menlu AS Mike Pompeo mengatakan bahwa "ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan" dalam hubungan India-AS.

India sendiri telah lama berusaha untuk menyeimbangkan hubungan baik dengan Washington maupun Beijing.

Penandatanganan perjanjian BECA, seperti yang ditunjukkan dalam pernyataan bersama dari para kepala pertahanan, kemungkinan akan memberi New Delhi akses ke intelijen geo-spasial AS.

Diketahui, pada bulan lalu, baik India dan China saling tuduh masuk tanpa izin melintasi perbatasan de facto, Garis Kontrol Aktual (LAC) di Himalaya.

Meskipun pada 21 September kedua belah pihak sepakat untuk berhenti mengirim pasukan ke daerah yang disengketakan, upaya penurunan ketegangan tidak menghentikan media pemerintah China untuk terus mencerca India.

(ndn/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK