Susul Jerman, Prancis Lockdown Demi Tekan Corona

CNN Indonesia | Kamis, 29/10/2020 05:14 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron berharap masyarakat benar-benar mematuhi pembatasan kegiatan agar gelombang kedua corona bisa diatasi. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan penerapan pembatasan kegiatan atau lockdown hingga 1 Desember mendatang berkenaan dengan gelombang kedua penyebaran virus corona (AP/Olivier Hoslet)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan penerapan pembatasan kegiatan atau lockdown hingga 1 Desember mendatang. Lockdown kembali dilakukan berkenaan dengan kasus positif virus corona yang terus meningkat tajam.

"Virus itu menyebar ke seluruh Prancis dengan kecepatan yang tidak bisa diprediksi bahkan oleh orang pesimis sekalipun," kata Macron mengutip AFP, Rabu (28/10).

Macron mengatakan jam malam dan pembatasan kegiatan di Paris serta kota besar lainnya sejauh ini tidak optimal menekan laju penularan virus corona. Kasus kematian di Prancis sudah mencapai angka 35 ribu jiwa.


"Seperti di tempat lain di Eropa, kami kewalahan oleh gelombang kedua yang mungkin akan lebih sulit dan mematikan daripada gelombang pertama," kata Macron.

"Jika tidak melakukan apa-apa, dalam beberapa bulan kami bisa memiliki 400 ribu korban jiwa," tambahnya.

Macron meminta masyarakat untuk tetap berada di rumah demi menghindari penularan virus corona. Restoran, bar, dan sektor ekonomi lainnya bakal ditutup.

"Sebisa mungkin tinggallah di rumah dan hormati aturan," kata Macron.

Sejumlah sektor yang tetap boleh beroperasi yaitu sekolah, perguruan tinggi, pabrik serta sektor pertanian. Beberapa layanan publik juga akan tetap beroperasi demi menghindari dampak ekonomi yang berlebihan akibat lockdown.

"Perekonomian tidak boleh berhenti atau runtuh," kata Macron.

Kasus virus corona di Prancis meningkat tajam sejak beberapa pekan terakhir. Kasus kematian pun terus bertambah tinggi.

Sejauh ini, merujuk data yang dihimpun John Hopkins University, total kasus virus corona di Prancis sebanyak 1.67.701 per 28 Oktober. Bertambah 33.405 kasus baru dari hari sebelumnya.

Dari jumlah total tersebut, sebanyak 35.243 orang meninggal dunia. Ada penambahan 522 orang yang meninggal dunia akibat virus corona.

(AFP/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK