Kasus Virus Corona di Texas Tembus 1 Juta

CNN Indonesia | Rabu, 11/11/2020 16:05 WIB
Texas menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang mencatatkan 1 juta kasus Covid-19. Ilustrasi pandemi virus corona di Amerika Serikat. (AP/David J. Phillip)
Jakarta, CNN Indonesia --

Texas menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang mencatatkan 1 juta kasus virus corona, Rabu (11/11).

Berdasarkan data dari Johns Hopkins University, Texas memiliki 1.010.364 kasus Covid-19 dan 19.337 kematian. Sementara California memiliki jumlah kasus tertinggi kedua di AS, dengan 989.432.

Texas yang memiliki populasi sekitar 29 juta penduduk menempati urutan 10 sebagai negara dengan kasus corona terbanyak di dunia. Kasus Covid-19 di Texas bahkan lebih tinggi dari Italia.


Seperti dikutip dari AFP, AS pada Selasa (10/11) melaporkan 201.961 kasus baru dalam 24 jam dan menjadi angka harian tertinggi.

Hingga Selasa malam AS mengonfirmasi 10 juta lebih kasus corona dengan total 239.588 kematian.

Sebanyak 1.535 kematian baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir, yang juga rekor angka tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Lebih dari 100.000 kasus dilaporkan setiap hari di AS dalam sepekan ini.

Tak hanya itu, ruang rawat inap virus pasien corona juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa, dengan lebih dari 60.000 orang dirawat di rumah sakit di seluruh negeri.

Presiden Donald Trump sendiri mengabaikan protokol pencegahan Covid-19, khususnya penggunaan masker. Dia bahkan mengklaim virus itu akan hilang dengan sendirinya.

Sementara presiden terpilih Joe Biden telah berjanji untuk menerapkan pendekatan yang lebih proaktif. Dia juga telah menyerukan warga AS bahwa masker adalah satu-satunya cara terbaik untuk mengendalikan virus.

Sejak masa kampanye hingga memenangkan pilpres, Biden dan Kamala Harris mengutamakan program kesehatan dalam upaya menangani pandemi virus corona sebagai prioritas kerja.

Perjuangan Negeri Paman Sam melawan pandemi virus corona juga mendapatkan secercah harapan setelah farmasi AS Pfizer dan BioNTech Jerman, BioNTech, mengumumkan bahwa kandidat vaksin mereka 90 persen efektif mencegah Covid-19, menjadi terobosan besar dalam pengembangan vaksin.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK