Kronologi 17 WNI Positif Covid-19 saat Tiba di Jepang

CNN Indonesia | Kamis, 19/11/2020 19:40 WIB
KBRI di Tokyo mengatakan 17 WNI yang positif virus corona (Covid-19) setibanya di Jepang merupakan pasien tanpa gejala (OTG). Ilustrasi Bandara Internasional Kansai, Osaka, Jepang. KBRI di Tokyo mengatakan 17 WNI yang positif virus corona (Covid-19) setibanya di Jepang merupakan pasien tanpa gejala (OTG). (iStockphoto/uskarp)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kedutaan Besar RI di Tokyo mengatakan 17 warga Indonesia yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) setibanya di Jepang merupakan pasien tanpa gejala (OTG).

"(Ya semuanya) OTG," kata pejabat fungsi penerangan sosial dan budaya KBRI Tokyo, Meinarti Fauzie, melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com pada Kamis (19/11).

Belasan WNI itu, kata Meinarti, saat ini tengah diisolasi di fasilitas pemerintah Jepang di Osaka dan akan dikarantina selama 14 hari sejak kedatangan sebelum menjalani tes PCR kembali.


Menurut Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, 17 WNI itu tiba di Jepang pada 11 November lalu melalui Bandara Kansai. Mereka dilaporkan hendak melaksanakan kegiatan magang.

Menurut laporan pusat karantina di Bandara Kansai, 17 WNI itu seluruhnya merupakan perempuan yang berusia sekitar 20-an tahun. Mereka tiba menggunakan penerbangan langsung dari Jakarta.

Sebelum terbang, 17 WNI itu telah menjalani tes PCR 72 jam sebelum keberangkatan sebagaimana yang disyaratkan pemerintah Jepang. Hasil tes mereka saat itu dinyatakan negatif.

Sebelum berangkat, 17 WNI itu juga telah mendapatkan sertifikat bebas Covid-19 dari pemerintah RI. Namun, setibanya di Bandara Kansai dan melakukan tes PCR lagi, belasan WNI itu dinyatakan positif corona.

Selain 17 WNI itu, KBRI Tokyo mengatakan bahwa ada 33 WNI lain yang tiba di Jepang melalui Bandara Kansai. Usai menjalani tes PCR, ke-33 WNI itu dinyatakan negatif corona.

Judha mengatakan 17 WNI yang positif corona akan tetap berada di Jepang sampai dinyatakan sembuh sebelum bisa pulang ke Tanah Air.

Sementara itu, pemerintah Jepang sedang mencoba memastikan keandalan sertifikat yang diterbitkan dari Indonesia, jika kasus seperti itu terjadi lagi.

Menurut aparat Jepang, memang ada sejumlah kasus penumpang dari luar negeri dinyatakan positif saat dites usai mendarat di bandara. Namun, ini adalah yang pertama kali ada lebih dari 10 kasus deteksi Covid-19 yang ditemukan di Bandara Kansai.

(rds/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK