Trump Cuit di Twitter Tuding Media Korup

CNN Indonesia | Minggu, 22/11/2020 10:18 WIB
Presiden Donald Trump berkicau di Twitter menuding media korup seperti Pemilu AS 2020. Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP/Evan Vucci)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump masih belum menerima kekalahan dari presiden terpilih Joe Biden dalam Pemilu Amerika Serikat (AS) 2020. Kali ini ia menuding bahwa media korup (memperburuk situasi) seperti Pilpres AS 2020.

"Media sama korupnya dengan Pemilu itu sendiri," tulis Trump lewat akun Twitter pribadinya yang bernama @realDonaldTrump.


Kicauan itu mendapat berbagai respons dari pengguna twitter. Ada yang mengejek Trump karena tidak menerima kekalahan, ada pula yang justru membela.

Selain menuding media, pada dua kicauannya Trump mengatakan bahwa berita mengenai penularan Covid-19 yang sangat tinggi di AS adalah bohong. Menurutnya itu terjadi di seluruh dunia.

"Berita bohong tidak membicarakan fakta bahwa penularan Covid terjadi di seluruh dunia. Bukan hanya di AS. Saya menghadiri G-20 pagi ini dan topik terbesar adalah Covid. Kita akan sembuh dengan cepat, terutama dengan vaksin kami," tulis Trump.

"Berita bohong selalu 'lupa' menyebutkan bahwa jauh lebih sedikit orang yang meninggal saat tertular Covid-19. Ini dilakukan untuk perawatan kami yang baik, pengetahuan yang diperoleh dokter, perawat, dan pekerja garda terdepan kami yang hebat," lanjutnya.

Sebelumnya, Biden menuduh Trump telah merusak demokrasi karena menolak kekalahan dan mengklaim ada penipuan dalam pemilu. Hal itu ia sampaikan kepada jurnalis di Delaware.

"Trump berada di balik pesan yang sangat merusak yang dikirim ke seluruh dunia tentang bagaimana fungsi demokrasi," kata Biden.

Trump hingga saat ini menolak menerima kekalahannya meski Biden telah mengantongi lebih dari 6 juta suara. Biden juga memenangkan 306 suara elektoral, meninggalkan Trump yang hanya memperoleh 232 suara elektoral.

Dalam perhitungan ulang di Georgia, Biden telah dikonfirmasi unggul atas Trump. Biden menjadi capres Demokrat pertama yang memenangkan negara bagian selatan itu dalam hampir tiga dekade yang menjadi lumbung suara Republik.

Trump dikabarkan telah mengundang anggota parlemen dari Partai Republik Michigan ke Gedung Putih dan menghubungi seorang Republikan di sebuah dewan di Michigan.

Ketika dimintai komentar mengenai panggilan Trump terhadap pejabat di Michigan, Biden mengatakan itu adalah "insiden lain di mana dia akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu presiden paling tidak bertanggung jawab dalam sejarah Amerika".

(adp/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK