Prancis Akan Razia Puluhan Masjid Diduga Sarang Radikalisme

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 19:26 WIB
Pihak berwenang Prancis akan merazia puluhan masjid dan tempat salat yang dicurigai menjadi markas penyebaran ajaran radikalisme pada Kamis (3/12). Ilustrasi aparat Prancis. (AP/Daniel Cole)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pihak berwenang Prancis akan merazia puluhan masjid dan tempat salat yang dicurigai menjadi markas penyebaran ajaran radikalisme pada Kamis (3/12).

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengatakan langkah itu dilakukan demi menindak keras kaum ekstremis Islam di Prancis menyusul rentetan serangan teror setelah penerbitan karikatur Nabi Muhammad buatan majalah satir, Charlie Hebdo.

Darmanin mengancam akan menutup masjid dan tempat salat yang kedapatan menyebarkan ajaran radikal dan ekstremisme.


Dikutip AFP, Darmanin tidak mengungkapkan tempat ibadah mana yang akan dirazia. Namun, menurut dokumen kepala keamanan nasional regional, aparat berwenang berencana merazia 16 masjid di Ibu Kota Paris dan 60 lainnya di seluruh Prancis.

Menteri yang dikenal berhaluan politik sayap kanan itu mengatakan kepada radio RTL bahwa sebagian kecil dari total 2.600 masjid dan tempat salat di Prancis diduga mengajarkan teori-teori radikal.

Meski begitu, Dormanin menegaskan bahwa radikalisasi belum meluas di Prancis.

"Hampir semua Muslim di Prancis menghormati hukum negara Republik dan dirugikan oleh (kaum radikal) itu," kata Dormain.

Isu radikalisme dan ekstremisme kembali mencuat di Prancis setelah pemenggalan seorang guru sejarah, Samuel Paty, oleh seorang imigram Muslim asal Chechnya beberapa waktu lalu.

Pembunuhan Paty dipicu setelah dirinya membahas karikatur Nabi Muhammad di kelasnya yang memiliki siswa Muslim.

Kejadian itu mengejutkan Prancis sampai-sampai Presiden Emmanuel Macron mengecamnya dan menganggap bahwa Islam tengah menghadapi krisis di dunia.

Ia juga mendesak bahwa Prancis akan memerangi terorisme Islam. Pernyataan itu pun turut memicu kecaman dari dunia terutama negara mayoritas Muslim.

Sejak itu, Prancis pun menjadi sasaran sejumlah serangan.

Prancis juga menutup sebuah masjid di dekat Paris yang membagikan ujaran kebencian terhadap Paty.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK