2 Bocah Brasil Tertembak Peluru Nyasar Diduga Milik Polisi

CNN Indonesia | Senin, 07/12/2020 18:35 WIB
Dua anak-anak di Brasil tewas tertembak peluru nyasar ketika bermain di halaman rumah di Rio de Janeiro. Ilustrasi. Dua anak-anak di Brasil tewas tertembak peluru nyasar ketika bermain di halaman rumah di Rio de Janeiro. (Istockphoto/ra-photos)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua anak-anak di Brasil tewas tertembak peluru nyasar ketika bermain di halaman rumah mereka di Baixada Fluminense, Rio de Janeiro, pada akhir pekan lalu.

Akan tetapi, aparat keamanan membantah peluru yang menewaskan kedua bocah itu adalah milik mereka.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (7/12), insiden itu terjadi pada Jumat pekan lalu, saat malam waktu setempat.


Dua anak perempuan masing-masing bernama Rebeca Beatriz Rodrigues dos Santos (7) dan Emily Victória Silva dos Santos (4) tertembak di kepala dan perut ketika bermain di halaman rumah.

Menurut sang nenek, Lidia da Silva Moreira Santos, dia melihat polisi melepaskan tembakan ke arah pemukiman tempat tinggalnya ketika pulang pada pukul 20.00 waktu setempat.

Akan tetapi, kerabat lain yang bernama Ana Lúcia Alves de Souza (51), membantah laporan terjadi kontak senjata dengan polisi.

Menurut laporan kepolisian dari kesatuan Batalion ke-15, mereka mendengar suara tembakan ketika melakukan patroli dan kemudian mencari sumber suara.

Kedua bocah itu dimakamkan di taman pemakaman Senhora das Graças. Keluarga meyakini keduanya meninggal akibat salah sasaran.

"Apa mereka tidak mempersiapkan diri dan tidak bisa membedakan anak-anak dan orang dewasa? Tidak ada baku tembak. Emily ditembak di kepala," kata Ana.

Menurut catatan lembaga swadaya masyarakat Brasil Fogo Cruzado, sepanjang 2020 ada 22 anak di bawah usia 12 tahun yang tertembak peluru nyasar.

(AP/ayp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK