Eks PM Jepang Shinzo Abe Minta Maaf ke Parlemen soal Skandal

CNN Indonesia | Minggu, 27/12/2020 03:35 WIB
Mantan PM Jepang Shinzo Abe melontarkan pernyataan maaf ke anggota parlemen Jepang, Jumat (25/12) terkait keterlibatan skandal anggaran negara. Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. (AP/Yoshitaka Sugawara)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melontarkan pernyataan maaf ke anggota parlemen negara itu, Jumat (25/12) terkait keterlibatan skandal penggunaan anggaran.

Abe yang merupakan sosok terlama menjabat perdana menteri Jepang itu sejauh ini membantah telah melakukan hal yang salah. Meskipun demikian, ia tetap melontarkan permintaan maaf di hadapan parlemen.

"Ternyata penjelasan yang saya berikan bertentangan dengan fakta," kata Abe di Majelis Rendah Jepang seperti dilansir dari AFP.


"Meskipun saya tidak menyadarinya, saya merasakan tanggung jawab moral. Saya sangat menyesali hal ini dan meminta maaf kepada sesama anggota parlemen," imbuhnya.

Sebelumnya, jaksa penuntut menduga pihak Abe tidak melakukan pelaporan setelah menggunakan anggaran negara untuk serangkaian acara makan malam kelompok politiknya.

Lembaga penyiaran publik NHK melaporkan kelompok tersebut membayar lebih dari 8 juta yen (US$76 ribu) untuk acara tersebut selama lima tahun hingga 2019.

Sebelumnya, Abe membantah kantornya membayar untuk acara makan malam tersebut. Dia pun lalu dipanggil jaksa agung untuk dimintai keterangan, namun pada Kamis (24/12) perkara yang membelit Abe itu dinyatakan tak diteruskan.

Sementara itu, menanggapi Abe, kelompok oposisi di parlemen mempertanyakan integritas mantan PM tersebut.

"Anda sama sekali tidak berniat memperlihatkan kebenaran, dan tidak ada niat untuk menjelaskan kepada publik," ujar Takahiro Kuroiwa dari Partai Demokrat Konstitusional Jepang (CDP).

"Di perusahaan swasta, jika presiden membuat pernyataan palsu 100 kali, lalu membuat alasan bahwa dia ditipu oleh seorang karyawan, apakah itu dimaafkan?" tambah Kiyomi Tsujimoto, anggota parlemen CDP lainnya.

"Mengapa Anda tidak mundur sebagai anggota parlemen?" sindir Tsujimoto.

Sementara itu, suksesor Abe di kursi Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga menyatakan permintaan maafnya atas pernyataan sebelumnya soal anggaran negara untuk makan malam kelompok politik Abe.

Meskipun menegaskan pemerintahannya tak melakukan kesalahan apapun, Suga menegaskan ajang yang sama tak akan digelar tahun depan.

(AFP/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK