Perjanjian Dagang Brexit Bakal Diteken Rabu Pekan Ini

CNN Indonesia | Rabu, 30/12/2020 01:54 WIB
Uni Eropa dan Inggris akan menandatangani perjanjian dagang menjelang penerapan Brexit pada Rabu (30/12), waktu setempat. Uni Eropa dan Inggris akan menandatangani perjanjian dagang menjelang penerapan Brexit pada Rabu (30/12), waktu setempat. Ilustrasi. (DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Komisi Uni Eropa, Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa, Charles Michel bakal menandatangani perjanjian dagang menjelang Brexit pada pukul 09.30 pagi Rabu (30/12), waktu setempat.

Seperti dilansir dari AFP, setelah itu, Perjanjian Kerja Sama dan Perdagangan antara Uni Eropa-Inggris akan dibawa ke London untuk diteken oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Parlemen Inggris akan berkumpul pada hari yang sama untuk meratifikasi kesepakatan dengan Eropa tersebut.

Dokumen setebal 1.246 halaman itu menjelaskan secara detail penampang perdagangan, penegakan hukum, dan penyelesaian konflik di antara kesepakatan yang akan memisahkan pasar Inggris Raya dan Eropa pada 31 Desember 2020.


Juru bicara Komisi Uni Eropa Dana Spinant dalam unggahan akun Twitter @danaspinant menyatakan penandatanganan tersebut akan menjadi "momen penting".

Sebelumnya, Associated Press melaporkan kesepakatan itu mengakhiri kekhawatiran akan terjadinya kekacauan perekonomian antara kedua belah pihak menjelang pergantian tahun, dan membawa kegembiraan bagi pelaku usaha setelah bertahun-tahun risau akibat perundingan Brexit yang selalu buntu.

Setelah kesepakatan itu ditandatangani oleh kedua belah pihak, Inggris dan 27 negara anggota Uni Eropa bisa melanjutkan perdagangan tanpa tarif atau kuota, setelah Inggris resmi keluar dari blok itu pada 1 Januari mendatang.

Sebagai informasi, rakyat Inggris memutuskan ingin berpisah dari Uni Eropa pada 2015 silam, dengan hasil pendukung Brexit memperoleh 52 persen suara, melawan kelompok penentang sebanyak 48 persen.

(afp/sfr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK