Kronologi Massa Trump Gerebek Capitol Hill hingga 4 Tewas

CNN, CNN Indonesia | Kamis, 07/01/2021 16:55 WIB
Kerusuhan yang terjadi di Gedung Capitol Hill bermula ketika pendukung Trump menyerbu dan merusak gedung sebagai protes menolak pengukuhan kemenangan Biden. Pendukung Trump menduduki Gedung Capitol Hill. (Foto: AP/John Minchillo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Washington D.C, Amerika Serikat, melaporkan setidaknya empat orang tewas selama kerusuhan di Gedung Kongres Capitol Hill berlangsung pada Rabu (6/1) petang.

Kerusuhan terjadi akibat massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu dan merusak Gedung Kongres Capitol Hill sebagai bentuk penolakan pengukuhan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden tahun ini oleh Kongres.

Kerusuhan bermula ketika massa pendukung Trump menggelar demonstrasi di depan Gedung Kongres Capitol Hill ketika tengah melangsungkan penghitungan pemungutan suara elektoral (electoral vote) pemilu pada Rabu siang.


Sekitar pukul 13.00 waktu Washington, ratusan pendukung Trump menerobos penghalang yang dipasang kepolisian di sepanjang kompleks Capitol Hill.

Rekaman video tim CNN di lapangan memperlihatkan sejumlah pengunjuk rasa mencoba memanjat sisi gedung. Suara hantaman benda juga beberapa kali terdengar.

Sebagian massa juga sudah saling dorong dengan aparat kepolisian anti huru-hara. Beberapa pemrotes meneriaki "pengkhianat" kepada para petugas.

Para pendukung Trump juga terlihat mendorong pagar besi dan polisi. Sejumlah aparat juga terlihat menyebarkan semprotan merica kepada kerumunan simpatisan Trump.

Gas air mata juga terlihat digunakan di tengah bentrokan.

Sekitar 90 menit kemudian, kepolisian mengatakan para demonstran berhasil memasuki gedung sementara pintu masuk ke gedung utama dan gedung Senat masih terkunci.

Petugas keamanan memberitahu anggota Kongres bahwa pengunjuk rasa sudah memasuki ruang Rotunda di gedung Capitol Hill. Aparat keamanan di ruang Dewan Perwakilan meminta anggota Kongres merunduk dan menghindari jendela yang dikhawatirkan dibobol oleh massa.

[Gambas:Video CNN]

Tak lama dari itu, gedung Dewan Perwakilan AS dievakuasi polisi. Wakil Presiden AS, Mike Pence, juga ikut dievakuasi dari ruang sidang Dewan Perwakilan di saat dia memimpin penghitungan suara elektoral.

Kericuhan semakin sengit di Gedung Capitol sejak pukul 15.00 waktu lokal. Petugas polisi mulai menodongkan senjata ke sejumlah orang yang berupaya menerobos barikade. Seorang pendukung Trump juga terlihat berdiri di panggung Senat pada sore harinya.

Seorang wanita yang hingga kini belum teridentifikasi, tewas setelah tertembak di dadanya di halaman Capitol Hill. Meski begitu, informasi detail terkait penembakan itu belum tersedia hingga kini.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Washington D.C, Robert Contee, mengatakan tiga orang lainnya juga tewas akibat situasi darurat medis selama kerusuhan.

Supporters of US President Donald Trump protest inside the US Capitol on January 6, 2021, in Washington, DC. - Demonstrators breeched security and entered the Capitol as Congress debated the a 2020 presidential election Electoral Vote Certification. (Photo by ROBERTO SCHMIDT / AFP)Massa pendukung Trump menduduki Capitol Hill menolak pengukuhan kemenangan Joe Biden. (Foto: AFP/ROBERTO SCHMIDT)

Satu wanita dewasa dan dua pria dewasa tampak menderita situasi medis darurat secara terpisah yang mengakibatkan mereka meninggal," kata Contee.

"Setiap korban jiwa di distrik ini sangat tragis dan duka cita kami terkirim untuk keluarga yang kehilangan mereka," paparnya menambahkan seperti dikutip CNN.

Petugas medis dan layanan darurat pun menangani sejumlah orang yang terluka akibat kerusuhan. Beberapa petugas kepolisian juga ikut terluka dalam bentrokan itu.

Petugas kepolisian pun menggunakan granat asap di sisi gedung Senat di Capitol untuk membubarkan massa perusuh dari area itu. Jendela di sisi barat Senat pecah akibat dipukul dan dilempar batu oleh massa Trump.

Ratusan petugas kemudian berkumpul di lantai pertama gedung. Gedung Senat dilaporkan baru bisa steril dari perusuh sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Sementara itu, seluruh anggota Kongres berhasil dievakuasi dari kompleks Capitol Hill sebelum pukul 17.00. Mereka dibawa ke Pangkalan Angkatan Darat terdekat di Washington, Fort McNair.

Aparat kepolisian baru bisa mengamankan kompleks Gedung Capitol Hill dari massa Trump sekitar pukul 17.40.

Penyerbuan di Gedung Capitol Hill ini yang pertama sejak terakhir kali gedung pemerintahan tersebut diserbu tentara Inggris pada Agustus 1814.

Menurut pejabat US Capitol Historical Society, Samuel Holliday, pasukan Inggris saat itu membakar Gedung Capitol dalam Perang 1812.

Anggota Kongres pun mulai kembali ke Capitol setelah kompleks gedung tersebut steril dari perusuh. Kongres kembali melanjutkan penghitungan suara elektoral sekitar pukul 20.00 dengan tetap dipimpin oleh Wapres Mike Pence.

(rds/evn)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK