China Hadapi Lonjakan Terbesar Kasus Covid dalam 5 Bulan

CNN Indonesia | Senin, 11/01/2021 18:25 WIB
Otoritas kesehatan China pada Senin (11/1) mengatakan Tiongkok menghadapi lonjakan terbesar kasus harian Covid-19 dalam lebih dari lima bulan terakhir. Ilustrasi pandemi virus corona di China. (AP/Mark Schiefelbein)
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas kesehatan China pada Senin (11/1) mengatakan Tiongkok menghadapi lonjakan terbesar kasus harian Covid-19 dalam lebih dari lima bulan terakhir.

Penambahan infeksi baru ditemukan di provinsi Hebei di sekitar Beijing.

Ibu kota Hebei, Shijiazhuang, telah di-lockdown ditandai dengan warga dan kendaraan dilarang meninggalkan kota tersebut. Sementara transportasi umum kota juga dihentikan.



Komisi Kesehatan Nasional (NHC) dalam sebuah pernyataan melaporkan Hebei menyumbang 82 dari 85 infeksi lokal yang dilaporkan pada Minggu (10/1). Sementara Provinsi Liaoning melaporkan dua kasus baru dan Beijing melaporkan satu kasus baru.

Selain itu, China juga dilanda 18 kasus baru yang diimpor dari luar negeri.

Temuan itu menjadikan total kasus baru Covid-19 yang ditemukan di China mencapai 103, tertinggi sejak China melaporkan 127 kasus pada 30 Juli 2020.

Secara terpisah, saluran TV pemerintah melaporkan sebuah daerah di provinsi Heilongjiang timur laut pada Senin harus di-lockdown setelah ikut melaporkan infeksi baru Covid-19.


Kendati kasus tersebut terbilang kecil dari puncak wabah pada awal 2020 lalu, tapi pihak berwenang setempat bergerak secara agresif mengekang penyebaran virus untuk menghindari gelombang infeksi nasional lainnya.

Dilansir Reuters, lonjakan ini terjadi bertepatan ketika tim penyelidik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan tiba di China pada Kamis untuk menyelidiki asal-usul pandemi.

Namun NHC menolak memberikan jadwal perjalanan tim tersebut. China kerap dituduh menutupi wabah yang pertama kali muncul di kota Wuhan pada akhir 2019.

Amerika Serikat dan sejumlah negara berulangkali menuduh China menutupi penyebaran kasus virus corona.

Mereka mendesak WHO menyelidiki penanganan Covid-19 di China, karena dinilai tidak terbuka.

China sendiri membantah keras menutupi penyebaran wabah itu.

Saat ini, sebagian besar wilayah China berhasil menahan penyebaran virus. China juga satu-satunya negara yang melaporkan pertumbuhan ekonomi tahun ini.

(ans/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK