Presiden Armenia Dirawat di London Akibat Covid-19

CNN Indonesia | Rabu, 13/01/2021 21:00 WIB
Presiden Armenia, Armen Sarkissian, tengah dirawat di rumah sakit karena mengidap virus corona (Covid-19). Presiden Armenia, Armen Sarkissian. (AFP/Auditoire/PATRICK BAZ)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Armenia, Armen Sarkissian, tengah dirawat di rumah sakit karena mengidap virus corona (Covid-19).

Menurut sang asisten, Hasmik Petrosyan, Sarkissian saat ini dalam kondisi sangat lemah akibat infeksi itu.

Dilansir CNN, Rabu (13/1), Petrosyan mengatakan Sarkissian dirawat di rumah sakit di London, Inggris. Sebelum mengidap Covid-19, Sarkissian sempat mengunjungi anak dan cucu-cucunya di London selama liburan tahun baru.


Petroysan mengatakan saat ini Sarkissian hanya terbaring di rumah sakit dan kondisinya sangat lemah, serta mengalami pneumonia akut.

"Presiden mengalami gejala-gejala khas (Covid-19) saat ini termasuk demam," ucapnya.

London saat ini masih menerapkan penguncian wilayah (lockdown) ketat setelah mencatat lonjakan penularan virus corona.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menuturkan lonjakan kasus Covid-19 di ibu kota tersebut disebabkan oleh mutasi baru virus corona.

Peneliti menuturkan mutasi baru corona ini 70 persen lebih cepat menular. Namun, belum ada bukti bahwa mutasi corona baru ini menjadikan penularan Covid-19 lebih parah.

Sementara itu, Sarkissian merupakan satu dari sejumlah kepala negara yang telah mengidap Covid-19.

Sebelum dia, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, dan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, hingga Perdana Menteri Eswatini, Ambrose Dlamini, merupakan beberapa pemimpin negara yang sempat mengidap virus serupa SARS tersebut.

PM Dlamini merupakan pemimpin negara pertama di dunia yang meninggal dunia akibat Covid-19 pada pertengahan Desember lalu.

(rds/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK