Melihat Proses Lanjutan Usai Trump Dimakzulkan DPR AS

CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 20:38 WIB
Presiden Donald Trump kembali dimakzulkan untuk kedua kalinya di sisa enam hari terakhir jabatannya. Presiden AS Donald Trump (Photo by Brendan Smialowski / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump kembali dimakzulkan untuk kedua kalinya dalam sejarah pemerintahan Amerika Serikat oleh DPR. Jika disetujui, maka Trump akan menjadi presiden pertama yang dilengserkan oleh Senat.

Proses pemakzulan digulirkan saat masa jabatan Trump hanya tinggal menghitung hari sebelum presiden terpilih, Joe Biden, dilantik menjadi Presiden AS ke-46 pada 20 Januari 2020. Sejumlah pihak menganggap upaya pemakzulan Trump akan sia-sia.

Lantas bagaimana proses selanjutnya setelah Trump dinyatakan telah dimakzulkan?


Mengirimkan ke Senat

Setelah DPR memberikan suara yang menyepakati proses pemakzulan, maka ketua DPR bisa mengirimkan surat yang telah ditandatangani ke Senat-atau bisa menunggu hingga beberapa saat. DPR akan merilis dan mengesahkan pasal-pasal pemakzulan, kemudian Senat akan menggelar sidang

Ketua DPR Nancy Pelosi belum mengatakan kapan akan menyerahkan surat tersebut, namun Demokrat mendesak untuk segera melakukan. Pelosi telah menunjuk sembilan senator untuk mendebat kasus Trump dalam sidang pemakzulan. Setelah surat dikirimkan lewat jalur resmi kepada Senat, maka pemimpin mayoritas Senat harus memulai proses persidangan.

Senat memiliki kekuasaan untuk mengadili selama proses pemakzulan. Anggota Senat akan mengambil sumpah untuk melengserkan presiden. Ketika presiden AS diadili, Ketua Mahkamah Agung akan memimpin persidangan dan akan mengantongi persetujuan dari dua per tiga anggota yang hadir.

Aturan sidang pemakzulan

Senat memiliki seperangkat aturan terkait pemakzulan yang pertama kali dibuat untuk melengserkan Andrew Johnson pada 1868 dan diperbarui pada 1986.

Senator akan mengambil sumpah sebelum mulai persidangan. Sidang akan digelar setiap hari. Ketua Mahkamah Agung memiliki tugas khusus dalam proses ini. Ada sesi khusus untuk adu argumen dan memberikan sanggahan dan semua pertanyaan dari Senator DPR dan pengacara Trump yang harus diajukan secara tertulis dan dibacakan oleh Ketua Mahkamah Agung.

Senat dan Nasib Sepekan Terakhir Trump

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK