KILAS INTERNASIONAL

DPR Lanjutkan Pemakzulan Trump hingga Mutasi Covid Filipina

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 15/01/2021 06:22 WIB
Sejumlah peristiwa terjadi pada Kamis (14/1), mulai dari DPR AS lanjutkan pemakzulan Trump hingga kasus pertama mutasi corona di Filipina. Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP/Patrick Semansky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah peristiwa terjadi pada Kamis (14/1) yang dirangkum dalam kilas internasional. Mulai dari DPR AS yang tetap melanjutkan pemakzulan Trump hingga Filipina mengonfirmasi kasus mutasi corona pertama dari Inggris.

DPR AS Tetap Lanjutkan Pemakzulan Trump Meski Wapres Menolak

Dewan Perwakilan Amerika Serikat berkeras tetap berupaya melanjutkan proses pemakzulan Presiden Donald Trump meski Wakil Presiden Mike Pence menolak mengeluarkan Amandemen ke-25.

Amandemen ke-25 merupakan aturan hukum yang memberikan kewenangan bagi seorang wapres AS untuk menggantikan jabatan presiden ketika presiden meninggal dunia, mengundurkan diri, dicopot dari jabatan, atau dianggap tidak mampu menjalankan wewenang dan tugas jabatannya.


DikutipReuters,Dewan Perwakilan AS terus bergerak cepat untuk menggelar pemungutan suara terkait pemakzulan Trump pada Rabu (13/1).

DPR berencana memakzulkan Trump dengan dakwaan bahwa sang presiden telah menghasut para pendukungnya hingga melakukan pemberontakan terhadap pemerintah AS.

Parlemen AS Setuju Pemakzulan Trump, Lanjut ke Sidang Senat

Mayoritas anggota parlemen Amerika Serikat menyatakan setuju atas usulan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Sepuluh perwakilan Partai Republik membelot dengan menyetujui pemakzulan yang diajukan Partai Demokrat.

Dengan demikian, Donald Trump menjadi Presiden AS pertama yang dua kali ingin dimakzulkanoleh parlemen. Sebelumnya pernah dialami Trump pada awal 2020 lalu.

Mengutip CNN, dalam pemungutan suara di parlemen, ada 232 anggota yang setuju pemakzulan Trump. Mengalahkan pihak yang menolak, yakni 197 suara.

Seluruh perwakilan Partai Demokrat di parlemen menyatakan setuju. Sementara itu, ada 197 anggota Partai Republik yang tidak setuju. Namun, ada 10 anggota Partai Republik yang setuju, sehingga usulan pemakzulan jadi memenuhi syarat.

Filipina Konfirmasi Kasus Pertama Mutasi Baru Corona Inggris

Pemerintah Filipina mengonfirmasi kasus Covid-19 pertama yang berasal dari Inggris, pada Rabu (13/1). Strain virus corona itu disebut lebih cepat menular.

Mengutip AFP, kasus positif virus corona strain dari Inggris itu menginfeksi seorang pengusaha Filipina yang bepergian ke Uni Emirat Arab pada 27 Desember lalu. Dia kembali ke Filipina pada 7 Januari.

Saat itu pula, dia dinyatakan positif terinfeksi virus corona strain baru dari Inggris yang menular lebih cepat. Warga tersebut kini dikarantina.

Pihak berwenang pun langsung melacak orang-orang yang sempat menjalin kontak dengannya. Termasuk penumpang pesawat Emirates EK332 yang berangkat dari Uni Emirat Arab

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK