Saudi Larang Penerbangan dari RI, Kemlu Beri Imbauan ke WNI

CNN Indonesia | Rabu, 03/02/2021 17:48 WIB
Kemlu RI mengeluarkan imbauan bagi WNI yang berencana mengunjungi Arab Saudi menyusul pengumuman larangan penerbangan dari 20 negara. Ilustrasi keberangkatan WNI ke luar negeri. (ANTARA FOTO/KBRI Colombo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri RI mengeluarkan imbauan bagi WNI yang berencana mengunjungi Arab Saudi menyusul pengumuman larangan penerbangan dari 20 negara.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan penutupan penerbangan secara efektif berlaku mulai hari ini, Rabu (3/2) pukul 21 waktu setempat.

"WNI yang telah merencanakan perjalanan ke Arab Saudi diimbau untuk terus memantau perkembangan kebijakan Pemerintah/Otoritas Arab Saudi," kata Kementerian Luar Negeri dalam situs resmi Kemlu.go.id.


Kemlu juga menyediakan informasi kebijakan perjalanan terkini, baik dari Arab Saudi maupun negara-negara lain di seluruh dunia, yang dapat diakses melalui aplikasi Safe Travel.

Perwakilan RI di Arab Saudi juga membuka layanan telepon di nomor +966569094526 atau +966569173990 untuk KBRI Riyadh, dan +966503609667 untuk KJRI Jeddah.

Kerajaan Arab Saudi mengumumkan larangan penerbangan internasional dari Indonesia dan 19 negara lainnya karena ada temuan varian baru virus corona yang lebih menular.

Negara tersebut yakni Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Italia, Pakistan, Brasil, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Prancis, Libanon, Mesir, India, dan Jepang.

Kendati demikian, diplomat dan tenaga kesehatan yang berasal dari negara-negara di atas akan tetap diperbolehkan masuk sesuai dengan tindakan pencegahan yang berlaku.

Menteri Kesehatan Saudi Tawfiq al-Rabiah sebelumnya memperingatkan bahwa mutasi baru virus corona kemungkinan akan berimbas pada pemberlakuan pembatasan jika warga dan penduduk tidak mematuhi protokol kesehatan.

Selama pandemi corona, ini bukan kali pertama kali Saudi menutup sementara penerbangan dari luar negeri. Tahun lalu, Saudi memutuskan menghentikan ibadah umrah dan haji karena penyebaran Covid-19.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK