Intelijen Inggris MI5 Buat Akun Instagram demi Luruskan Mitos

CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 04:29 WIB
Dinas intelijen domestik Inggris, MI5, akan membuka akun Instagram resmi demi meluruskan mitos yang selama ini beredar di masyarakat. Ilustrasi bendera Inggris. (Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dinas intelijen domestik Inggris, MI5, akan membuka akun Instagram resmi demi meluruskan mitos yang selama ini beredar di masyarakat terkait lembaga tersebut.

MI5 atau resminya dikenal Security Service akan membuat akun Instagram dengan nama @mi5official pada Kamis (22/6).

Asosiasi Pers Inggris (PA) menuturkan MI5 akan menggunakan akun tersebut untuk meluruskan mitos populer dan mengungkap sejumlah arsip yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.


Dengan akun Instagram baru, MI5 juga berencana menggelar sesi tanya jawab daring untuk mengembangkan peran badan itu kepada masyarakat luas sekaligus mempromosikan peluang karier di badan intelijen tersebut.

Agensi tersebut juga mulai mengiklankan lowongan pekerjaan sejumlah posisi yang kosong secara publik dalam beberapa tahun terakhir.

Selama ini, MI5 dikenal kerap merekrut pegawai secara sembunyi-sembunyi.

Pameran sejarah dari museum MI5 yang terletak di ruang bawah tanah markas besarnya di London juga akan dipublikasikan untuk pertama kalinya di Instagram.

Dikutip AFP, langkah itu dilakukan MI5 setelah direktur jenderalnya yang baru, Ken McCallum, mengaku ingin lembaganya itu bisa lebih "terbuka dan menjangkau masyarakat" dengan cara baru.

"Banyak dari apa yang kami lakukan harus tetap tidak terlihat, tetapi apa yang kami lakukan tidak harus seperti itu," katanya dalam jumpa pers pertamanya pada bulan Oktober sejak resmi menjabat pada akhir April.

"Faktanya, membuka diri adalah kunci kesuksesan kami di masa depan," kata McCallum.

Sebuah laporan komite parlemen tahun 2018 mengkritik keras badan mata-mata negara itu karena gagal mencerminkan sisi modern Inggris. Selain itu, MI5 juga disebut diisi dengan pegawai dan staf dengan latarbelakang yang kurang beragam.

Lembaga itu dinilai kurang ramah wanita dan etnis minoritas terutama pada jabatan senior.

Selain MI5, jaringan mata-mata Inggris juga mencakup Secret Intelligence Service (SIS) yang lebih dikenal sebagai MI6, serta agen keamanan siber GCHQ.

GCHQ bergabung dengan Instagram pada Oktober 2018.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK