Presiden AS Joe Biden Umumkan Darurat Badai di Louisiana
CNN Indonesia
Selasa, 14 Sep 2021 20:48 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Presiden AS Joe Biden umumkan darurat badai di Louisiana. (AP/Evan Vucci)
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengumumkan keadaan darurat untuk daerah Louisiana akibat badai Nicholas. Ia juga meminta bantuan federal untuk melengkapi upaya tanggap bencana bagi masyarakat lokal.
Pernyataan ini diumumkan setelah badai Nicholas menerjang wilayah Texas dan Louisiana pada Selasa (14/9). Badai ini membawa ancaman curah hujan hingga 50 sentimeter ke beberapa bagian Pantai Teluk, termasuk daerah yang sebelumnya dilanda Badai Harvey pada 2017 dan wilayah Louisiana yang terkena badai.
Gubernur Louisiana John Bel Edwards juga mengumumkan keadaan darurat pada Minggu (12/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ancaman paling parah bagi Louisiana adalah di bagian barat daya negara bagian itu, di mana pemulihan dari Badai Laura dan banjir (pada) Mei sedang berlangsung," kata Edwards.
"Kami ingin memastikan tidak ada orang yang lengah oleh badai ini."
Edwards juga memperingatkan bahwa sistem drainase yang masih tersumbat oleh puing-puing dari Ida dan badai lainnya mungkin dibanjiri oleh hujan lebat, yang memicu banjir bandang. Badai Nicholas juga dapat mematikan listrik dan menghambat upaya restorasi.
Badai Nicholas diperkirakan membawa curah hujan terberat ke wilayah barat Louisiana, tempat badai Ida menghantam Louisiana dua minggu lalu, dilansir AP.
Selain Louisiana, Texas juga menjadi wilayah yang dilewati badai Nicholas.
"Ini akan menjadi badai yang bergerak sangat lambat di negara bagian Texas yang akan berlangsung selama beberapa hari dan menurunkan hujan dalam jumlah besar," kata Gubernur Texas Greg Abbott.
Abbott mengumumkan keadaan darurat di 17 kabupaten dan tiga kota Texas. Ia mengatakan, tim penyelamat perahu dan helikopter tengah disiagakan.
Pusat Badai Nasional AS menyampaikan bahwa badai Nicholas berada sekitar 30 kilometer timur laut Matagorda, Texas pada pukul 01.00 waktu setempat. Pergerakan badai menuju timur laut dengan angin berkelanjutan maksimum 120 kilometer per jam.
Ancaman banjir bandang, baca di halaman berikutnya...
Salah satu daerah rawan banjir di Texas, Houston, turut waspada menghadapi ancaman ini.
Melansir Reuters, Walikota Houston Sylvester Turner mendesak sekitar 2,3 juta penduduk kota itu untuk menjauh dari jalanan.
"Anggap ini semua dengan serius dan bersiaplah," kata Turner pada konferensi pers.
"(Bencana) ini utamanya adalah hujan dan kita tidak tahu berapa banyak hujan yang akan kita dapatkan."
Distrik Sekolah Independen Houston membatalkan kelas belajar untuk Selasa (14/9), sementara puluhan sekolah di Texas dan Louisiana ditutup pada hari Senin.
Houston juga menangguhkan layanan kereta dan bus pada Senin malam. Ratusan penerbangan dibatalkan atau ditunda di bandara di Corpus Christi dan Houston.
Houston, kota terpadat keempat di AS, luluh lantak pada tahun 2017 ketika badai kategori 4 Harvey menghantam Texas. Badai itu membawa curah hujan hingga 102 sentimeter di beberapa bagian dan menewaskan lebih dari 100 orang.
Model Layanan Cuaca Nasional AS memperkirakan total curah hujan dari badai Nicholas dapat mencapai 40 cm untuk bagian pesisir Texas dan 50 cm di beberapa daerah terpencil.
Saat badai bergerak ke timur laut, badai itu diperkirakan akan menghantam wilayah Louisiana dan Mississippi dengan curah hujan hingga 25 cm.
Layanan Cuaca Nasional AS juga mengeluarkan peringatan gelombang badai, banjir dan badai tropis dan mengawasi di seluruh wilayah. Mereka juga mengkategorikan situasi ini sebagai situasi yang mengancam jiwa.
Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengumumkan keadaan darurat untuk daerah Louisiana akibat badai Nicholas. Ia juga meminta bantuan federal untuk melengkapi upaya tanggap bencana bagi masyarakat lokal.
Pernyataan ini diumumkan setelah badai Nicholas menerjang wilayah Texas dan Louisiana pada Selasa (14/9). Badai ini membawa ancaman curah hujan hingga 50 sentimeter ke beberapa bagian Pantai Teluk, termasuk daerah yang sebelumnya dilanda Badai Harvey pada 2017 dan wilayah Louisiana yang terkena badai.
Gubernur Louisiana John Bel Edwards juga mengumumkan keadaan darurat pada Minggu (12/9) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ancaman paling parah bagi Louisiana adalah di bagian barat daya negara bagian itu, di mana pemulihan dari Badai Laura dan banjir (pada) Mei sedang berlangsung," kata Edwards.
"Kami ingin memastikan tidak ada orang yang lengah oleh badai ini."
Edwards juga memperingatkan bahwa sistem drainase yang masih tersumbat oleh puing-puing dari Ida dan badai lainnya mungkin dibanjiri oleh hujan lebat, yang memicu banjir bandang. Badai Nicholas juga dapat mematikan listrik dan menghambat upaya restorasi.
Badai Nicholas diperkirakan membawa curah hujan terberat ke wilayah barat Louisiana, tempat badai Ida menghantam Louisiana dua minggu lalu, dilansir AP.
Selain Louisiana, Texas juga menjadi wilayah yang dilewati badai Nicholas.
"Ini akan menjadi badai yang bergerak sangat lambat di negara bagian Texas yang akan berlangsung selama beberapa hari dan menurunkan hujan dalam jumlah besar," kata Gubernur Texas Greg Abbott.
Abbott mengumumkan keadaan darurat di 17 kabupaten dan tiga kota Texas. Ia mengatakan, tim penyelamat perahu dan helikopter tengah disiagakan.
Pusat Badai Nasional AS menyampaikan bahwa badai Nicholas berada sekitar 30 kilometer timur laut Matagorda, Texas pada pukul 01.00 waktu setempat. Pergerakan badai menuju timur laut dengan angin berkelanjutan maksimum 120 kilometer per jam.
Ancaman banjir bandang, baca di halaman berikutnya...
Ancaman Banjir Bandang
Badai Nicholas menerjang Bay City, Texas, AS. (AP/Elizabeth Conley)
Salah satu daerah rawan banjir di Texas, Houston, turut waspada menghadapi ancaman ini.
Melansir Reuters, Walikota Houston Sylvester Turner mendesak sekitar 2,3 juta penduduk kota itu untuk menjauh dari jalanan.
"Anggap ini semua dengan serius dan bersiaplah," kata Turner pada konferensi pers.
"(Bencana) ini utamanya adalah hujan dan kita tidak tahu berapa banyak hujan yang akan kita dapatkan."
Distrik Sekolah Independen Houston membatalkan kelas belajar untuk Selasa (14/9), sementara puluhan sekolah di Texas dan Louisiana ditutup pada hari Senin.
Houston juga menangguhkan layanan kereta dan bus pada Senin malam. Ratusan penerbangan dibatalkan atau ditunda di bandara di Corpus Christi dan Houston.
Houston, kota terpadat keempat di AS, luluh lantak pada tahun 2017 ketika badai kategori 4 Harvey menghantam Texas. Badai itu membawa curah hujan hingga 102 sentimeter di beberapa bagian dan menewaskan lebih dari 100 orang.
Model Layanan Cuaca Nasional AS memperkirakan total curah hujan dari badai Nicholas dapat mencapai 40 cm untuk bagian pesisir Texas dan 50 cm di beberapa daerah terpencil.
Saat badai bergerak ke timur laut, badai itu diperkirakan akan menghantam wilayah Louisiana dan Mississippi dengan curah hujan hingga 25 cm.
Layanan Cuaca Nasional AS juga mengeluarkan peringatan gelombang badai, banjir dan badai tropis dan mengawasi di seluruh wilayah. Mereka juga mengkategorikan situasi ini sebagai situasi yang mengancam jiwa.