Lifter Perempuan Tertua di Dunia Genap 100 Tahun

CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 00:14 WIB
Murway-Traina merupakan mantan instruktur tari dan mulai menemukan passion mengangkat beban beberapa tahun lalu saat berusia 90 tahun lebih. Ilustrasi angkat besi. (Foto: iStockphoto/Ridofranz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Edith Murway-Traina, perempuan yang baru genap 100 tahun pada bulan lalu, menjadi atlet angkat beban perempuan tertua di dunia yang masuk dalam Guiness World Records.

Murway-Traina merupakan mantan instruktur tari. Ia mulai pergi ke pusat kebugaraan beberapa tahun lalu setelah diajak seorang teman.

Di tempat itu, Murway-Traina menemukan passion barunya di dunia angkat beban, seakan membuktikan tidak ada kata terlambat untuk mengejar cita-cita.


"Saya melihat wanita-wanita itu melakukan angkat beban, saya pikir saya juga harus mencoba mengangkat beberapa beban dan melakukannya," kata Murway-Traina kepada Guiness World Records.

"Setelah melakukannya secara rutin, saya menemukan bahwa saya menikmatinya, dan saya menantang diri saya untuk menjadi sedikit lebih baik dan sedikit lebih baik. Tidak lama kemudian, saya menjadi bagian dari tim angkat beban," paparnya menambahkan.

Dilansir dari People, Murray-Traina kemudian mulai mencoba untuk bertanding dalam suatu kompetisi, bahkan membawa pulang piala berkat prestasi yang tak ia sangka.

"Dia tidak akan berhenti dan apa pun yang sulit, itu membuatnya lebih bertekad," tutur teman Murway-Traina, Carmen Gutworth, yang memperkenalkannya dengan dunia angkat beban.

"Terkadang dia lelah, terkadang dia tidak ingin pergi ke gym, tapi dia berjuang untuk itu," ujar Gutworth dalam WFTS.

Murway-Traina dilatih oleh Bill Berkley. Ia kerap mengangkat beban dengan berat lebih dari 40 sampai 150 pon, atau setara 18 hingga 68 kilogram.

"Ini adalah tantangan, dan melakukannya pada tingkat itu, pada usia itu sangat mengejutkan," ucap Berkley.

Murway-Traina mengakui sorotan dan perhatian publik yang ia terima saat melakukan angkat beban menghasilkan keajaiban pada kepercayaan dirinya.

Sebab, Murway-Traina mengatakan di usia lanjut, ia menjadi lebih sadar akan kebutuhan yang dirasakan orang seusianya yakni pengakuan.

"Saya pikir di umur sembilan puluhan saya menjadi lebih sadar akan kebutuhan orang untuk diakui siapa mereka, atau apa mereka, bagaimana mereka, dan itu adalah hal terindah di dunia," papar perempuan berusia 1 abad itu.

"Ketika saya mengangkatnya dan saya mendapat tepuk tangan, hanya itu yang saya butuhkan, itu untuk ego saya," katanya menambahkan.



(pwn/rds)


[Gambas:Video CNN]
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK