Kasus Covid Melonjak, Thailand Tunda Buka Destinasi Wisata

CNN Indonesia | Kamis, 23/09/2021 05:44 WIB
Thailand menunda rencana mereka dalam membuka wilayahnya untuk turis asing sampai November nanti. Thailand tunda buka destinasi wisata usai angka Covid-19 naik lagi di negara itu. (AP/Sakchai Lalit)
Jakarta, CNN Indonesia --

Thailand menunda rencana mereka dalam membuka wilayahnya untuk turis asing sampai November. Keputusan ini diambil setelah kasus Covid-19 naik lagi dan angka vaksinasi di negara itu belum mencapai target.

"Kota-kota yang kami targetkan belum mencapai tingkat vaksinasi 70 persen dan jadi kami harus menunda tanggal hingga November," kata Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) Yuthasak Supasorn kepada Reuters, dikutip Channel News Asia.

Sebelumnya, pejabat Thailand menyampaikan bahwa negara itu berencana menyambut wisatawan yang telah divaksinasi di beberapa kota besar mereka, seperti Bangkok dan Pattaya. Wisatawan yang datang tidak perlu melakukan karantina.


Walaupun negara ini adalah pusat produksi vaksin AstraZeneca, tingkat vaksinasi di negara ini masih belum tinggi.

Data Pemerintah Thailand mengungkapkan, 44 persen penduduk di Bangkok telah mendapatkan dosis penuh.

Sementara itu, negara ini baru bisa memberikan vaksin kepada 22 persen populasinya.

Hingga saat ini, skema pariwisata baru diluncurkan untuk pulau Koh Samui dan Phuket.

Pariwisata adalah kontributor utama bagi perekonomian Thailand dan mempekerjakan jutaan orang.

Pada 2019, Thailand menerima 40 juta kedatangan, yang mana jumlah ini menyumbang lebih dari seperlima produk domestik bruto negara itu.

Angkanya langsung turun drastis pada 2020 karena larangan masuk yang dilakukan untuk mengendalikan virus corona.

Per 21 September, angka kasus positif Covid-19 di Thailand mencapai 1.500.105, dilansir Worldometers. Di hari yang sama, penambahan kasusnya mencapai 12 ribu.



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK