Iran Latihan Pesawat Tempur, Bersiap Ladeni Serangan Israel

CNN Indonesia
Kamis, 21 Oct 2021 08:46 WIB
Iran memulai latihan pesawat tempur skala nasional, sebagai bagian dari kesiapan mereka meladeni rencana Israel menyerang negara tersebut. Foto ilustrasi MiG-29 buatan era Uni Soviet. (Krasimir GrozevWikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran memulai latihan pesawat tempur besar-besaran skala nasional. Latihan itu disebut-sebut sebagai bagian dari kesiapan mereka meladeni rencana Israel menyerang negara tersebut.

Mengutip Sputnik, televisi nasional pemerintah melaporkan latihan pesawat tempur itu akan melibatkan lima pangkalan angkatan udara Iran (IRIAF).

Latihan itu akan melibatkan pesawat tempur jenis serbu, penangkis, drone, transport dan pesawat tempur pengintai Iran.


Pesawat-pesawat itu akan terbang dari pangkalan udara IRIAF di Shahid Babaei, Provinsi Isfahan, Shahid Fakouri di Provinsi Timur Azarbaijan.

"(Latihan manuver) itu akan menjadi uji kemampuan tempur unit-unit IRIAF, meningkatkan kesiapan penangkalan, melatih implementasi pengintaian dan rencana operasi, serta kesiapan model yang cocok di pertempuran sesungguhnya," ujar Komandan IRIAF, Brigadir Jenderal Hamid Vahedi kepada televisi pemerintah.

Ia menambahkan, latihan tempur itu juga menguji ketahanan jarak jauh pesawat-pesawat tempur angkatan udara Iran di luar zona pertahanan mereka. Latihan itu juga akan menekankan akurasi pengebom dan roket dari udara ke darat sekaligus pemantauan zona operasi.

Iran sendiri telah meningkatkan produksi jenis pesawat tempur mereka dalam beberapa tahun terakhir, meskipun sebagian besar skuadron merupakan pesawat buatan lama.

Pesawat tempur produksi Amerika Serikat seperti F-5 Tigers, F-4 Phantom IIs, dan F-14A Tomcats, bakal muncul pula dalam latihan angkatan udara Iran. Bakal ada pula pesawat buatan era Uni Soviet seperti MiG-29s, Su-24s, dan pesawat buatan China J-7s yang akan ikut serta.

Sebelumnya, Israel mengklaim telah meningkatkan anggaran militer mereka untuk persiapan menyerang Iran.

Melansir dari Times of Israel, anggaran itu bisa mencapai US$1,5 miliar atau setara Rp21 triliun.

Anggaran itu disebut untuk meningkatkan kemampuan serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.



(tim/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER