Korsel Luncurkan Roket Luar Angkasa Pertama Buatan Sendiri

rds | CNN Indonesia
Kamis, 21 Oct 2021 15:55 WIB
Roket luar angkasa buatan Korsel, KSLV-II NURI, memiliki arti dunia dalam bahasa Korea, mampu mengangkut muatan hingga 1,5 ton. Roket Luar Angkasa Korea Selatan KSLV-II NURI. (Foto: via REUTERS/Korea Aerospace Research Institute)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korea Selatan sebentar lagi memiliki roket luar angkasa buatan sendiri.

Korsel dijadwalkan akan melakukan uji coba roket luar angkasa NURI pada Kamis (21/10). menandai ambisi pengembangan program luar angkasa negara itu.

NURI yang memiliki arti dunia dalam bahasa Korea itu merupakan roket jenis tiga tahap KSLV-II. Roket tersebut terlihat dihiasi dengan bendera Korsel dan berdiri di landasan peluncuran Pusat Luar Angkasa Naro sekitar pukul 17.00 waktu setempat.


NURI dibuat mampu menampung muatan hingga 1,5 ton dengan orbit 600 km hingga 800 km di atas Bumi.

Sebelumnya, roket itu dijadwalkan akan diluncurkan pada pukul 17.00.

Namun para pejabat mengatakan adanya penundaan lantaran harus memeriksa katup di pesawat itu. Kondisi cuaca juga dipantau di tengah laporan angin kencang di bagian atas atmosfer Korsel.

"Roket itu sendiri tak punya masalah," kata Wakil Menteri Pertama Sains dan Teknologi, Yong Hong-taek, saat konferensi pers seperti dikutip Reuters, Kamis (21/10).

Institut Penelitian Aerospace Korea (KARI) mengawasi pemindahan roket seberat 200 ton itu, ke landasan pacu pada hari Rabu (20/10).

"Semua persiapan seperti tali pusar dan pemeriksaan rahasia sudah selesai," kata Menteri Sains dan Teknologi dalam pernyataan resmi.

Roket NURI dilengkapi booster bahan bakar cair, dengan empat booster 75 ton di tahap pertama, booster 75 ton lainnya di tahap kedua, dan satu unit 7 ton di tahap akhir.

Memiliki roket sendiri akan memberi Korea Selatan keleluasaan menentukan jenis muatan dan jadwal peluncuran, serta melindungi muatan rahasia seperti satelit mata-mata, kata para pejabat kepada Reuters.

Dengan pengembangan NURI, Korsel berencana meluncurkan satelit pengawasan, navigasi, dan komunikasi dan bahkan satelit bulan.

Peluncuran roket luar angkasa sudah lama menjadi isu sensitif di semenanjung Korea. Salah satunya, Korea Utara yang menghadapi sanksi atas program rudal balistik bersenjata nuklirnya.

Para pejabat Korsel pun menegaskan bahwa NURI memiliki kegunaan sebagai senjata.

Roket terakhir Seoul diluncurkan pada 2013 setelah mengalami beberapa kali penundaan dan sejumlah pengujian yang gagal. Roket tersebut dikembangkan Korsel bersama dengan Rusia.



(rds)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER