Warga Ungkap Isu Radikalisme di Balik Kerusuhan Kazakhstan

tim | CNN Indonesia
Senin, 10 Jan 2022 13:39 WIB
Salah satu warga Kazakhstan mengungkapkan bahwa isu mengenai kelompok radikal berseliweran di balik kerusuhan sejumlah kota di Kazakhstan. Warga ungkap isu soal radikalisme yang kerap seliweran di balik kerusuhan Kazakhstan. (REUTERS/PAVEL MIKHEYEV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu warga Kazakhstan mengungkapkan bahwa isu mengenai kelompok radikal berseliweran di balik kerusuhan sejumlah kota di Kazakhstan. 

Seorang warga Almaty yang dikontak CNNIndonesia.com dengan identitas anonim membenarkan terkait rumor ekstremisme yang kerap jadi bahasan di antara warga. Ia bahkan menyinggung kelompok wahabi radikal di balik kerusuhan di negaranya.

"Saat ini kondisi masih darurat hingga 19 Januari dengan pemberlakuan jam malam hingga 23.00. Kota (Almaty) coba dibersihkan dari para ekstremis," tulis perempuan tersebut dalam chat WhatsApp kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/1).


Wanita itu kemudian mengungkapkan lebih lanjut soal isu-isu radikalisme yang merusak aksi damai warga Kazakhstan menolak kenaikan bahan bakar gas cair elpiji.

"Orang-orang di wilayah barat Kazakhstan menggelar aksi damai menuntut harga LPG yang lebih rendah. Kemudian ada pihak dari kota-kota yang berbeda datang mendukung demo," ujar salah satu warga sumber dari CNNIndonesia.com.

Perempuan itu melanjutkan, permintaan demo kemudian mengarah untuk mendesak reformasi politik di Kazakhstan.

"Kemudian dengan berkedok pendemo, ekstremis masuk dan mulai menghancurkan segala sesuatunya yang mereka lalui," tulisnya lagi.

"Pemerintahan (kabinet Perdana Menteri Askar Mamin) memilih mundur. Presiden kemudian mengumumkan dekrit status darurat nasional hingga 19 Januari," ia menambahkan.

Warga Almaty itu pun mengatakan kini Kazakhstan ikut dijaga tentara gabungan dari Rusia, Belarusia, dan Armenia.

"Mereka datang (ke Kazakhstan) untuk menumpas kelompok-kelompok ekstremis (radikal)," ia menuturkan.

Perempuan itu kemudian menduga bahwa grup ekstremis itu berasal dari kelompok wahabi di Kazakhstan. Ia sendiri tidak mengetahui secara pasti karena isu-isu yang beredar di kalangan warga di sana adalah kelompok wahabi radikal yang dikaitkan dengan perusuh di Kazakhstan.



(bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER