Hilang 77 Tahun, Pesawat Perang Dunia II Ditemukan di Himalaya

CNN Indonesia
Jumat, 21 Jan 2022 18:44 WIB
Bangkai pesawat Perang Dunia II yang hilang telah ditemukan di Himalaya, India, setelah hampir 80 tahun lalu jatuh tanpa ada yang selamat. Pesawat angkut C-46 era Perang Dunia II yang bertolak dari Kunming, China. (AP/)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bangkai pesawat Perang Dunia II yang hilang telah ditemukan di Himalaya, India, setelah selama 77 tahun lalu jatuh tanpa ada yang selamat.

Pesawat angkut C-46 yang membawa 13 orang dari Kunming, China, itu dilaporkan menghilang saat cuaca badai di atas pegunungan negara bagian Arunachal Pradesh pada 1945 silam.

"Pesawat ini tidak pernah terdengar lagi. Menghilang begitu saja," kata Clayton Kuhles, petualang Amerika Serikat yang memimpin misi pencarian, seperti dikutip dari AFP, Jumat (21/1).


Pesawat itu ditemukan setelah Bill Scherer, salah seorang putra korban pesawat, meminta dilakukan pencarian. Butuh waktu berbulan-bulan bagi tim pencari untuk melakukan ekspedisi tersebut.

Para tim pencari harus mengarungi sungai setinggi dada serta berkemah di tengah suhu beku di ketinggian.

Akibat pencarian tersebut, tiga pemandu tewas karena hipotermia saat berkemah di tengah badai bersalju September lalu.

Namun tim akhirnya menemukan pesawat di puncak gunung yang tertutup salju bulan lalu, dengan mengidentifikasi puing-puing melalui nomor ekor.

Tak ada jejak manusia di antara puing pesawat tersebut.

"Yang bisa saya katakan adalah saya sangat gembira, hanya mengetahui di mana dia berada. Ini menyedihkan tapi menggembirakan," ujar Scherer kepada AFP.

"Saya tumbuh tanpa ayah. Yang bisa saya pikirkan hanyalah ibu saya yang malang, yang mendapatkan telegram dan mengetahui suaminya hilang dan ditinggalkan bersama saya yang saat itu masih berusia 13 bulan," tuturnya.

Dilaporkan, ratusan pesawat militer AS hilang di sekitar teater operasi di India, China, dan Myanmar selama Perang Dunia II.

Sejumlah besar pesawat saat itu diyakini telah dijatuhkan oleh es, angin badai, dan kondisi cuaca buruk lainnya.



(blq/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER