Anak Eks Diktator Filipina Marcos Jr Diprediksi Menang Pilpres

CNN Indonesia
Senin, 09 Mei 2022 09:59 WIB
Ferdinand Marcos Junior diprediksi memenangkan pemilihan presiden Filipina yang berlangsung pada Senin (9/5). Ferdinand Marcos Junior diprediksi menang Pilpres Filipina. (AFP/TED ALJIBE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anak eks diktator Ferdinand Marcos, Ferdinand 'Bongbong' Marcos Junior, diprediksi memenangkan pemilihan presiden Filipina yang berlangsung pada Senin (9/5). Lebih dari 65 juta warga Filipina diperkirakan bakal mengikuti pemilihan tersebut.

Sebanyak sepuluh kandidat maju dalam pemilihan presiden Filipina untuk menggantikan Rodrigo Duterte. Meski demikian, hanya Marcos Jr dan lawannya, Leni Robredo, yang kini menjabat sebagai wakil presiden, memiliki peluang besar untuk menang.

Sebagaimana diberitakan AFP, hasil jajak pendapat menunjukkan Marcos Jr sedang menuju kemenangan besar. Ia memiliki pemilih dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Robredo.


Menurut analis Eurasia Group, Peter Mumford, Marcos Jr disebut memiliki kesempatan menang sebanyak 75 persen. Namun, angka tersebut masih belum menjamin hasil pemilu.

Walaupun begitu, beberapa aktivis hak asasi manusia, pemimpin gereja Katolik, dan analis politik takut kemenangan Marcos Jr ini bakal memimpin dengan tinju yang lebih keras.

"Kami pikir itu [kemenangan Marcos Jr] bakal memperburuk krisis kemanusiaan di negara ini," kata sekretaris jenderal dari aliansi hak asasi manusia Karapatan, Cristina Palabay.

Sementara itu, analis politik Richard Heydarian memperingatkan kemenangan Marcos Jr dapat membuat pria itu mengganti dasar hukum untuk memperkuat kekuasaan dan melemahkan demokrasi.

"[Rodrigo] Duterte tidak pernah menghukum orang dan menggunakan uang untuk menjalankan agenda otoriternya ke logika yang ekstrem," kata Heydarian.

"[Namun], kemungkinan tersebut dapat digunakan keluarga Marcos," lanjutnya.

Marcos Jr sendiri merupakan anak dari mantan diktator Filipina yang menjabat lebih dari 50 tahun lalu. Ia dan calon wakilnya, Sara Duterte, menegaskan mereka adalah orang yang paling sesuai untuk "menyatukan" Filipina.

[Gambas:Video CNN]



(pwn/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER